Kepri  

Heboh! Pusaran Angin Raksasa Muncul di Laut Karimun, Warga Coastal Area Panik Berhamburan

Heboh! Pusaran Angin Raksasa Muncul di Laut Karimun, Warga Coastal Area Panik Berhamburan
Pusaran angin raksasa di Laut Karimun, Senin (8/6/2026) mengagetkan warga yang sedang joging di Coastal Area Tanjung Balai Karimun (ilustrasi/AI)

Tanjung Balai Karimun, Nagoyapos.com – Warga Kabupaten Karimun dikejutkan dengan kemunculan fenomena alam langka berupa waterspout atau pusaran angin di atas permukaan laut yang terlihat di kawasan Coastal Area, Senin (8/6/2026) pagi.

Fenomena yang terjadi sekitar pukul 10.50 WIB itu sontak menarik perhatian masyarakat. Pusaran angin tampak menjulang tinggi dari permukaan laut dan bergerak di sekitar perairan Coastal Area Karimun.

Kemunculan pusaran angin tersebut bahkan sempat memicu kepanikan warga yang sedang beraktivitas di kawasan pesisir. Sebagian warga memilih menjauh karena khawatir pusaran angin bergerak mendekati daratan.

“Saya sedang jogging di Coastal Area. Tiba-tiba melihat pusaran angin besar di tengah laut. Saya langsung menjauh karena takut angin itu mendekat ke daratan,” ujar salah seorang warga, Abu Abdullah Fahmi seperti dilansir wartakepri.

Fenomena waterspout ini langsung menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Sejumlah pengunjung yang berada di kawasan pesisir tampak mengabadikan momen langka tersebut menggunakan telepon genggam mereka.

Dari video dan foto yang beredar, pusaran angin terlihat cukup besar dan bergerak di atas laut dekat pulau sekitar kawasan Coastal Area, memunculkan rasa penasaran sekaligus kekhawatiran warga.

Berdasarkan informasi cuaca dari BMKG pada 8 Juni 2026, wilayah Kabupaten Karimun diprakirakan mengalami kondisi berawan tebal hingga hujan ringan. Arah angin saat itu bertiup dari selatan dengan kecepatan rata-rata sekitar 6 knot atau setara 11 kilometer per jam.

Masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di wilayah pesisir, diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Fenomena waterspout sendiri merupakan pusaran angin yang terbentuk di atas permukaan air dan umumnya terjadi akibat ketidakstabilan atmosfer. Meski sering berlangsung singkat, fenomena ini tetap berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran maupun nelayan di laut.

Pemerintah dan BMKG mengingatkan masyarakat agar terus memantau perkembangan cuaca resmi guna mengantisipasi risiko yang mungkin muncul akibat kondisi cuaca yang berubah cepat di wilayah perairan.

Editor: Risman

Exit mobile version