Batam  

MBG Batam Lumpuh Sementara, Lebih 50 SPPG Tutup karena Anggaran Belum Masuk

MBG Batam Lumpuh Sementara, Lebih 50 SPPG Tutup karena Anggaran Belum Masuk
Lebih 50 dapur MBG di Batam tutup operasi sementara, karena kendala dana operasional (dok smpn 9 batam)

Batam, Nagoyapos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mendadak menjadi sorotan setelah lebih dari 50 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilaporkan berhenti beroperasi sementara mulai Senin (8/6/2026).

Penghentian operasional ini diduga dipicu belum masuknya anggaran operasional dari pemerintah pusat ke rekening virtual akun (VA) masing-masing SPPG di Batam.

Koordinator MBG Wilayah Batam, Defri Fernaldi, membenarkan bahwa sejumlah dapur MBG tidak dapat beroperasi mulai hari ini akibat keterlambatan pencairan anggaran.

“Terkait berhentinya operasional beberapa SPPG memang terjadi mulai hari ini, hal ini dikarenakan belum turunnya anggaran operasional untuk SPPG,” ujar Defri kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, seluruh SPPG baru diperbolehkan kembali menjalankan operasional setelah dana dari APBN masuk ke virtual account masing-masing dapur MBG. Bahkan, pengelola disebut tidak diperkenankan menggunakan dana talangan dari pihak mitra untuk menjaga mekanisme pengelolaan anggaran tetap sesuai aturan.

“SPPG akan beroperasi ketika anggaran dari APBN sudah masuk ke dalam virtual akun (VA) SPPG. Dan tidak diperbolehkan menggunakan dana talangan dari mitra,” katanya.

Defri menjelaskan, pihaknya menerima informasi bahwa proses top up anggaran untuk SPPG yang belum menerima dana dijadwalkan berlangsung pada Senin (8/6/2026) melalui tim keuangan bersama Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Ia berharap operasional dapur MBG di Batam dapat kembali berjalan normal setelah anggaran masuk ke rekening masing-masing.

Berikut data sementara jumlah dapur MBG atau SPPG yang menghentikan operasional di Batam:

Batam Kota: 15 dari 21 SPPG berhenti operasi
Sagulung: 12 dari 32 SPPG
Batu Ampar: 1 dari 4 SPPG
Batu Aji: 7 dari 18 SPPG
Sei Beduk: 7 dari 15 SPPG
Lubuk Baja: 6 dari 8 SPPG
Bengkong: 6 dari 13 SPPG
Belakang Padang: 1 dari 1 SPPG

Tanggapan Kepala BGN

Di tengah polemik tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, membantah adanya penghentian atau hambatan dalam penyaluran dana program MBG.

Usai pelantikannya di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (8/6), Nanik menegaskan bahwa pencairan dana operasional telah dilakukan sejak Jumat (5/6/2026) dan dilanjutkan pada awal pekan ini.

“Sebagian dari hoaks. Semua sudah dicairkan dari mulai Jumat,” kata Nanik.

Pernyataan itu muncul di tengah laporan dari sejumlah daerah, termasuk Batam, terkait penghentian sementara operasional dapur MBG akibat belum diterimanya dana operasional.

Sementara itu, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari memastikan dana untuk sejumlah SPPG yang sebelumnya menjadi perhatian telah masuk ke rekening penerima.

“Yang 27 (SPPG) itu sudah masuk (dananya),” ujarnya.

Kini masyarakat menanti kepastian kapan seluruh dapur MBG di Batam bisa kembali beroperasi normal agar layanan makan bergizi gratis kepada masyarakat tidak terganggu.

Editor: Risman

Exit mobile version