<
Batam  

PWI Kepri dan BNNP Perkuat Sinergi Sosialisasi Pencegahan Narkoba

Pengurus PWI Kepulauan Riau berfoto bersama jajaran BNNP Kepri usai pertemuan dan diskusi terkait penguatan sinergi penyebarluasan informasi serta edukasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kepulauan Riau, Selasa (9/6).

Batam-(NagoyaPos.Com) – Pengurus Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau di Batam, Selasa (9/6).

Pertemuan tersebut menjadi momentum membangun kolaborasi dalam penyebarluasan informasi dan edukasi terkait Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada masyarakat.

Rombongan PWI Kepri dipimpin Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri, Parna Simarmata, didampingi Wakil Ketua Bidang Multimedia dan Media Siber Lintong C. Manurung, Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Tunggu Manurung, Sekretaris Alfian Lumban Gaol, Wakil Sekretaris Muhammad Ikhsan, serta Wakil Bendahara Faisal.

Kedatangan pengurus PWI Kepri disambut Kepala Bagian Umum BNNP Kepri, Ratih Frayunita Sari, S.I.Kom., M.A., mewakili Kepala BNNP Kepri, bersama sejumlah pejabat fungsional di lingkungan BNNP Kepri.

Ketua DK PWI Kepri, Parna Simarmata, mengatakan media memiliki peran penting dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan mudah dipahami masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara insan pers dan BNNP menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan edukasi bahaya narkoba hingga ke seluruh lapisan masyarakat.

“Kami siap mendukung upaya pencegahan narkoba melalui pemberitaan dan edukasi yang konstruktif. Pers memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap ancaman narkotika,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Multimedia dan Media Siber PWI Kepri, Lintong C. Manurung, menilai perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan untuk memperkuat kampanye pencegahan narkoba.

Menurutnya, jaringan media siber dan multimedia yang berada di bawah naungan PWI dapat menjadi sarana efektif dalam menyebarluaskan pesan-pesan edukasi kepada masyarakat.

Di sisi lain, Kabag Umum BNNP Kepri Ratih Frayunita Sari mengapresiasi inisiatif PWI Kepri yang membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan BNNP.

Ratih menegaskan, keberhasilan program P4GN membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk media massa yang memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik dan meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Dukungan dari rekan-rekan media sangat penting bagi kami. Kami berharap sinergi ini dapat memperkuat sosialisasi pencegahan narkoba hingga menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan,” katanya.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak juga membahas sejumlah rencana tindak lanjut, termasuk kemungkinan penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta peningkatan kapasitas wartawan dalam menyampaikan materi edukasi terkait bahaya narkotika.

Sekretaris PWI Kepri, Alfian Lumban Gaol, mengusulkan pembentukan grup komunikasi khusus antara PWI dan BNNP guna mempercepat koordinasi penyebaran informasi serta materi edukasi kepada media.

Sementara itu, Wakil Sekretaris PWI Kepri, Muhammad Ikhsan, mengusulkan penguatan integritas profesi wartawan melalui persyaratan surat keterangan bebas narkoba bagi anggota baru serta pemeriksaan urine secara berkala bagi pengurus organisasi.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam mendukung upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan narkotika demi mewujudkan Kepulauan Riau yang bersih dari narkoba. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *