Batam-(NagoyaPos.Com)-Olahraga beladiri Muay Thai asal negeri gajah putih Thailand kini menjadi salah satu cabang olahraga yang semakin populer di tengah masyarakat, terutama di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Berbagai camp-camp atau tempat-tempat latihan olahraga muay thai ini pun banyak bermunculan. Salah satunya Camp Muay Thai Polresta Barelang yang berada di area Markas Kepolisian Resort Kota Barelang.
Ketua Umum Pengprov Muay Thai Kepulauan Riau, Yudiarta Rustam merasa senang atas tingginya animo masyarakat kota Batam terhadap olahraga beladiri Muay Thai ini.
“Alhamdulillah, kami Pengurus Provinsi Muay Thai Kepulauan Riau merasa senang dengan tingginya animo masyarakat mencintai olahraga Muay Thai,” ucap Yudi panggilan akrabnya saat ditemui usai latihan di Camp Muay Thai Polresta Barelang, Sabtu (8/2/2025) sore.
Lebih lanjut Yudi mengatakan, sebelumnya camp muay thai yang berada di Mapolresta Barelang ini sempat vakum beberapa waktu lamanya sejak ia tidak lagi bertugas di Polresta Barelang.
Ya benar, Yudi yang juga seorang anggota Polri yang masih aktif berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) kini menjabat kembali sebagai Kasat Intelkam di Polresta Barelang. Yudi merupakan sosok yang sangat mencintai olahraga beladiri.
Hampir semua olahraga beladiri pernah ia coba, namun dari semua olahraga itu ia jatuh cinta pada olahraga muay thai. Akhirnya, dia di percaya untuk menjadi pengurus di cabang olahraga Muay Thai Provinsi Kepri sebagai Ketua Umum.
“Selain sebagai anggota Polri, saya juga dberikan amanah sebagai Ketua Umum Pengprov Muay Thai Kepulauan Riau Masa Bakti 2022-2026,” sebut Yudi yang saat itu didampingi Ketua Harian Muaythai Kepri, Hendri Koto, Ketua Pengurus BesarJujitsu Indonesia Kota Batam, Hendrik Kenzo dan Pelatih Muay Thai, Hendra.
Sebagai bentuk kecintaannya terhadap olahraga beladiri ini, Yudi menyulap sebuah lahan kosong disamping kantornya menjadi camp untuk tempat olahraga dan pelatihan muay thai.
Awalnya, dia membuat camp latihan ini diperuntuk kan bagi anggota Polri yang ingin mendapatkan tubuh yang sehat dengan cara berolahraga. Namun, kini ia juga membuka camp ini untuk masyarakat umum.
“Awalnya camp ini dibuka khusus untuk anggota yang ingin menjaga staminanya tetap bugar., makanya kita buatkan tempat untuk berolahraga di dalam kawasan mapolresta. Namun, dikarenakan tugas Polisi itu 24 jam, serta ingin memberikan manfaat untuk orang banyak, akhirnya kita juga membuka camp ini untuk umum,” ucapnya.
Masih menurut Yudi, dia juga mempersilahkan masyarakat mempergunakan camp latihan muay thai yang ada di mapolresta secara cuma-cuma alias tidak dipungut biaya sepeserpun.
“Siapa saja bisa menggunakan camp ini, tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis,” ucapnya.
Kemudian, dikarenakan camp ini berada di kawasan mapolresta, masyarakat yang ingin menggunakan camp ini diwajibkan terlebih dahulu melapor di pos penjagaan yang berada di depan pintu masuk mapolresta.
“Ijin masuk terlebih dahulu sama penjaga yang ada di pos penjagaan. Setelah itu, silahkan gunakan camp latihannya secara gratis,” sebutnya.
Di lokasi yang sama, Ketua Pengurus BesarJujitsu Indonesia Kota Batam, Hendrik Kenzo memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dibukanya kembali camp latihan yang berada di Mapolresta Barelang.
Menurutnya, apa yang telah dilakukan oleh Kompol Yudi ini dalam rangka menyediakan camp latihan yang diberikan secara gratis ini patut untuk diapresiasi.
Biasanya, camp-camp latihan yang ada akan menerapkan harga tertentu untuk masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas didalamnya. Dan, hal itu tidak berlaku di Camp Muay Thai Polresta Barelang.
“Salut dan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk Ketum Yudi,” ujar Hendrik Kenzo.
Masih menurut dia, dengan dibukanya camp pelatihan ini sekaligus sebagai ajang silaturahmi antara Polri dengan masyarakat, khususnya para atlit-atlit beladiri kota Batam.
Hendrik yang juga merupakan seorang Pelatih MMA dan Pelatih Jujitsu berkomitmen untuk membawa murid-muridnya berlatih di camp polresta barelang.
“Dengan dibukanya camp ini kita akan mengalihkan anak didik kita yang berprestasi agar dapat berlatih disini, supaya mendapatkan ilmu dan pengalaman yang berharga berlatih bersama atlit-atlit muay thai,” imbuhnya.
Lebih lanjut Hendrik mengatakan, kenapa latihan bersama ini sangat penting dilakukan, supaya para atlit Jujitsu bisa mendapatkan teknik-teknik bertarung standing yang menjadi andalan di olahraga muay thai.
“Kalau kita di Jujitsu bertarungnya kebanyakan di ground atau bagian bawah. Dengan latihan bersama ini, diharapkan para atlit kita nanti bisa mendapatkan teknik bertarung standing atau berdiri yang menjadi andalan di muay thai,” sebutnya.
Dia berharap, sarana dan prasarana yang ada camp muay thai polresta barelang ini bisa terus ditingkatkan, supaya bisa melahirkan atlit-atlit berprestasi yang akan mengharumkan nama Batam, Kepri di tingkat nasional dan internasional.
“Kalau ada matras di camp ini, maka sempurnalah camp muay thai polresta barelang ini,” pungkasnya( Fjr)
Redaksi














