<

Kapolda Kepri Tegaskan Polri Tak Boleh Represif! Audiensi Mahasiswa Batam Bahas Truk, DPR, dan Gaya Hidup Mewah Pejabat

Kapolda Kepri Tegaskan Polri Tak Boleh Represif! Audiensi Mahasiswa Batam Bahas Truk, DPR, dan Gaya Hidup Mewah Pejabat
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Saefudin merangkul mahasiswa Batam saat dialog di DPRD Batam, Senin (2/9/2025) (dok polda kepri)

Batam, Nagoyapos – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin, menghadiri audiensi bersama Aliansi Mahasiswa Kota Batam yang digelar di Gedung Serbaguna DPRD Kota Batam, Senin (1/9/2025). Kegiatan ini juga dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Kepri dan Kota Batam, termasuk Wakil Gubernur Kepri, Danlantamal IV Batam, Walikota dan Wakil Walikota Batam, Ketua DPRD Kota Batam, Kapolresta Barelang, serta jajaran Pejabat Utama Polda Kepri.

Walikota Batam Amsakar Achmad, memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang memilih menyampaikan aspirasi melalui forum dialog terbuka. Menurutnya, forum ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa adalah mitra penting dalam pembangunan daerah.

Aspirasi Mahasiswa

Perwakilan mahasiswa menyampaikan sejumlah isu penting, antara lain:

1. Pengaturan ulang jam operasional truk.
2. Penolakan kenaikan tunjangan DPR.
3. Desakan reformasi Polri.
4. Imbauan agar pejabat publik tidak memamerkan gaya hidup mewah di media sosial.

Kapolda Kepri: Polri Utamakan Persuasif, Bukan Represif

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menegaskan bahwa Polri berkomitmen mengedepankan pendekatan persuasif dalam menghadapi dinamika mahasiswa maupun masyarakat.

“Unjuk rasa tidak boleh ditindak secara represif. Namun, Polri tetap berkewajiban mengantisipasi jika ada pihak yang mencoba menunggangi aksi dengan tindakan anarkis,” tegas Kapolda Kepri.

Ia menambahkan, tindakan tegas hanya akan diberikan kepada pihak yang melanggar hukum, merusak fasilitas umum, atau mengganggu keamanan dan ketertiban.

Ajakan untuk Jaga Kondusifitas

Kapolda Kepri juga mengajak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dengan santun, damai, serta sesuai aturan hukum. Menurutnya, dialog sehat dan kolaborasi adalah kunci menjaga kondusifitas Kepri sekaligus memperkuat persaudaraan dalam bingkai demokrasi.

Audiensi Berjalan Lancar

Audiensi berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ruang komunikasi sehat antara mahasiswa dengan pemerintah daerah, tetapi juga memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di Provinsi Kepri, khususnya Kota Batam.

Kapolda Kepri turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh Forkopimda, pemerintah daerah, dan masyarakat Kepri yang selalu berperan aktif menjaga keamanan. Menurutnya, sinergi tersebut menjadikan Kepri tetap aman, kondusif, dan aspirasi mahasiswa dapat tersampaikan dengan baik. (cr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *