Batam, Nagoyapos – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan dan mengevakuasi jasad anak buah kapal (ABK) kapal kargo Tamak 02 yang sebelumnya dilaporkan jatuh di Perairan Tanjung Pinggir, Kota Batam, Kepulauan Riau. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua Operasi SAR, Minggu (18/1/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan korban bernama Sakaria Jerianto (23) ditemukan sekitar pukul 16.40 WIB, dengan jarak kurang lebih 0,8 Nautical Mile (NM) dari titik awal korban terjatuh ke laut.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan jasad berjarak sekitar 0,8 NM dari lokasi terjatuhnya korban,” ujar Fazzli.
Setelah berhasil dievakuasi dari laut, jasad korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk proses pemulasaran sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Pencarian terhadap korban telah dilakukan sejak Sabtu (17/1/2026) dan melibatkan Tim SAR gabungan dari berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Ditpolairud Polda Kepri, KPLP, VTS Batam, serta Ditpolairud Polresta Barelang.
Dalam Operasi SAR tersebut, tim mengerahkan sejumlah sarana dan peralatan, antara lain Rescue Car Type II, RIB 03 Batam, Sea Rider 02 Ditpolairud Polda Kepri, KP XXX-28-1001 Polairud Polresta Barelang, KN P544 KPLP, serta satu unit drone thermal untuk membantu pencarian di perairan.
Korban diketahui terjatuh dari kapal pada Jumat (16/1/2026). Saat kejadian, korban sedang bermain bola di atas kapal. Bola tersebut kemudian jatuh ke laut. Meski telah diperingatkan oleh rekan-rekannya untuk tidak mengambil bola karena arus laut sedang deras, korban tetap berusaha mengambilnya hingga akhirnya terjatuh.
Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun korban tidak dapat diselamatkan akibat kuatnya arus laut. Selama proses pencarian, tim SAR juga menghadapi tantangan gelombang tinggi dan angin kencang di lokasi kejadian.
Fazzli menegaskan, Operasi SAR resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan.
“Dengan telah ditemukannya korban, selanjutnya Tim SAR gabungan melaksanakan debriefing. Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” pungkasnya. (r)



















