Batam-(NagoyaPos.Com) – Wafatnya Widiastadi Nugroho atau yang akrab disapa Mas Iik meninggalkan duka mendalam bagi berbagai kalangan di Kepulauan Riau. Sejak pagi hingga siang hari, rumah duka dipadati pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mantan anggota DPRD Kepri tersebut.
Tidak hanya keluarga dan kerabat, sejumlah tokoh politik serta pejabat daerah turut hadir menyampaikan belasungkawa. Karangan bunga dari berbagai instansi, organisasi, dan tokoh masyarakat memenuhi area sekitar rumah duka sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum.
Kepergian Widiastadi dinilai sebagai kehilangan besar bagi dunia politik Kepri. Semasa hidupnya, ia dikenal aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat dan terlibat dalam berbagai program pembangunan daerah.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, yang turut melayat ke rumah duka, menyampaikan rasa belasungkawa atas wafatnya almarhum. Dalam kesempatan tersebut, Ansar bersama keluarga dan para pelayat mengikuti pembacaan Surat Yasin serta mendoakan almarhum.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Widiastadi Nugroho,” ujar Ansar.
Menurut Ansar, almarhum merupakan sosok yang telah memberikan kontribusi bagi daerah selama menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Ia mengajak masyarakat untuk mendoakan agar segala amal ibadah almarhum diterima dan memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Ucapan duka juga disampaikan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Aris Pratamura. Ia mengaku memiliki kedekatan dengan almarhum karena pernah bertugas bersama di Komisi III DPRD Kepri.
Nyanyang mengenang Widiastadi sebagai pribadi yang mengutamakan koordinasi dan selalu menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas dalam menjalankan tugasnya.
“Kehilangan beliau ini sangat saya rasakan. Selama kurang lebih lima tahun bersama di Komisi III, saya mengenal beliau sebagai orang yang baik dan selalu memikirkan kepentingan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, mantan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menilai almarhum sebagai sosok yang sederhana dan mampu menjaga hubungan baik dengan berbagai kalangan.
Menurut Rudi, Widiastadi dikenal sebagai pribadi yang tidak pernah meninggalkan silaturahmi dan selalu menjaga hubungan pertemanan dengan siapa saja.
“Beliau orangnya baik. Saya tidak pernah mendengar hal-hal yang macam-macam tentang beliau. Mudah-mudahan almarhum diterima Allah SWT dan segala khilafnya diampuni,” ujar Rudi.
Widiastadi Nugroho tercatat pernah mengemban amanah sebagai anggota DPRD Kepri selama dua periode. Dalam perjalanan karier politiknya, ia juga dipercaya memimpin Komisi III DPRD Kepri yang membidangi pembangunan, infrastruktur, perhubungan, serta lingkungan hidup.
Bagi banyak pihak, almarhum bukan hanya seorang politisi, tetapi juga sosok yang dekat dengan masyarakat dan mudah bergaul dengan berbagai kalangan. Kehadirannya di tengah masyarakat menjadi salah satu alasan banyak tokoh dan warga datang memberikan penghormatan terakhir.
Hingga berita ini ditulis, para pelayat masih terus berdatangan ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa dan mendoakan almarhum. (*)
Reporter : RY













