<
Batam  

Program Makan Bergizi Gratis di Batam Tersendat, 53 SPPG Hentikan Operasional

Program Makan Bergizi Gratis di Batam Tersendat, 53 SPPG Hentikan Operasional
Sebanyak 53dapur MBG di Batam masih berhenti beroperasi (ilustrasi)

Batam, Nagoyapos.com – Sebanyak 53 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam, Kepulauan Riau, menghentikan sementara operasional dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penghentian layanan ini dipicu keterlambatan masuknya dana operasional ke rekening virtual account (VA) masing-masing SPPG.

Akibat kondisi tersebut, distribusi makanan bergizi kepada masyarakat di sejumlah wilayah Batam sempat mengalami gangguan dalam beberapa hari terakhir. Meski begitu, sebagian dapur MBG dilaporkan mulai kembali beroperasi secara bertahap seiring masuknya dana operasional.

Koordinator Wilayah SPPG Batam, Defri Frenaldi, menjelaskan bahwa penghentian operasional bersifat sementara dan terjadi karena pencairan anggaran yang belum masuk ke rekening masing-masing unit pelayanan.

“Ketika anggaran di VA sudah masuk, SPPG langsung melayani kembali. Insya Allah besok sudah kembali melayani,” ujar Defri di Batam, Rabu (10/6/2026).

Awalnya Lebih dari 55 SPPG Sempat Berhenti

Defri mengungkapkan bahwa jumlah SPPG yang tidak beroperasi sempat lebih tinggi pada awal pekan. Namun kondisi mulai membaik karena pencairan dana dilakukan secara bertahap.

“Senin (8/6/2026), jumlah yang berhenti lebih dari 55 SPPG. Sekarang yang tidak operasional tercatat 53. Artinya, sudah ada beberapa SPPG yang kembali beroperasi,” katanya.

Ia menyebut sebagian dana telah masuk ke rekening virtual account sejumlah SPPG sehingga beberapa dapur kini kembali aktif melayani program MBG.

Total Ada 147 SPPG di Batam

Berdasarkan data terbaru, Kota Batam saat ini memiliki 147 SPPG yang tersebar di berbagai wilayah.

Dari jumlah tersebut:

86 SPPG telah beroperasi normal
53 SPPG berhenti sementara
8 SPPG belum operasional karena merupakan unit baru

Meski terjadi gangguan di sebagian unit, lebih dari separuh layanan program Makan Bergizi Gratis di Batam masih tetap berjalan.

Wilayah Paling Terdampak Ada di Sagulung dan Batam Kota

Gangguan operasional SPPG tersebar di sejumlah kecamatan dengan tingkat dampak yang berbeda.

Berikut rincian wilayah yang terdampak:

Sagulung: 10 SPPG tidak beroperasi
Batam Kota: 9 SPPG
Sei Beduk: 9 SPPG
Batu Aji: 6 SPPG
Sekupang: 6 SPPG
Bengkong: 4 SPPG
Nongsa: 4 SPPG
Lubuk Baja: 3 SPPG
Bulang: 1 SPPG
Belakang Padang: 1 SPPG

Sementara itu, seluruh SPPG di Kecamatan Batu Ampar dan Galang dilaporkan tetap beroperasi normal tanpa gangguan.

Menurut Defri, durasi penghentian operasional tiap dapur berbeda-beda. Ada yang hanya berhenti satu hari, sementara lainnya hingga dua hari atau lebih, tergantung kapan dana operasional masuk ke rekening masing-masing.

Kondisi ini menunjukkan proses pencairan dana operasional program MBG di Batam masih berlangsung bertahap dan belum diterima secara merata oleh seluruh SPPG. Pemerintah diharapkan dapat mempercepat penyaluran anggaran agar layanan makanan bergizi gratis kembali berjalan optimal di seluruh wilayah Kota Batam.

Editor: Risman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *