<
Batam  

Maulid Nabi di BUMA Batam Jadi Momentum Tanamkan Akhlak dan Kepedulian Sosial

Pengurus BUMA Batam, Jaringan Media, MWCNU Batam Kota, bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, GP Ansor serta tamu undangan mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Batam Center, Kamis (20/8). Kegiatan menjadi momentum mempererat silaturahmi dan mengajak generasi muda meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Batam-(NagoyaPos.Com) – Pesan untuk memperkuat persaudaraan dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama mengemuka dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) Batam bersama Jaringan Media dan MWCNU Batam Kota, Kamis (20/8).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor BUMA Batam dan Jaringan Media, Ruko Botania 2 Blok B 18 Nomor 6, Batam Center, tersebut tidak hanya diisi dengan rangkaian pembacaan shalawat dan tausiah. Peringatan Maulid juga menjadi ruang untuk mengajak generasi muda meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan dihadiri jajaran pengurus BUMA Batam, Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Ketua Anak Muda Indonesia (AMI) Kepri Kurnia Fajrison, Kasubdit Binpolmas Polda Kepri Kompol Amir Hamzah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Istighotsah dan Tahlil yang dipimpin Ustaz Ahmadun. Acara kemudian dilanjutkan Shalawat Burdah oleh Tim Hadroh Rojaus Syafaah dan Tilawatil Qur’an oleh Ustaz Abdul Wahab.

Suasana kebangsaan turut mewarnai kegiatan melalui lantunan Indonesia Raya dan Ya Lal Wathon yang dibawakan Rekanita IPPNU. Semangat kebersamaan semakin terasa saat Tim Hadrah IPNU membawakan yel-yel Banser.

Rangkaian dilanjutkan dengan Shalawat Barzanji dan Mahallul Qiyam yang dipimpin KH Abdul Mu’thi bersama Tim Hadroh IPNU, kemudian ditutup dengan doa sebelum memasuki sesi tausiah.

Dalam tausiahnya, Ustaz Mukhlis Mawardi mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial. Lebih jauh, Maulid menjadi momentum untuk mengenal, mencintai, dan meneladani Rasulullah SAW.

“Maulid Nabi bukan hanya kegiatan seremonial. Yang paling penting adalah bagaimana kita mengenal Rasulullah, mencintai beliau, kemudian mencontoh akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Mawardi.

Ia mengatakan, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat, terutama generasi muda. Kemajuan tersebut, menurutnya, perlu diiringi dengan penguatan nilai agama dan akhlak.

Mawardi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpecah akibat perbedaan pandangan. Menjaga persaudaraan, menghormati orang lain, serta bijak dalam menggunakan media sosial dinilai menjadi bagian penting dari upaya meneladani Rasulullah SAW.

“Kalau kita ingin meneladani Rasulullah, mari kita mulai dari hal sederhana. Jaga lisan, hormati orang tua, sayangi sesama dan jangan mudah menyebarkan sesuatu yang belum tentu benar,” katanya.

Kepala BUMA Batam Rizki Firmanda mengatakan, peringatan Maulid tersebut menjadi salah satu upaya menghadirkan kegiatan positif yang melibatkan pemuda dan berbagai elemen masyarakat.

“Kami ingin peringatan Maulid Nabi ini tidak berhenti pada acara tahunan saja. Semangatnya harus dibawa dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagaimana pemuda bisa menjadi generasi yang berakhlak, peduli terhadap lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rizki.

Menurut dia, kebersamaan antara pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan elemen lainnya perlu terus dirawat. Kegiatan keagamaan dan sosial menjadi salah satu sarana untuk memperkuat hubungan tersebut.

“Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga bagaimana kita mengambil nilai-nilai keteladanan beliau untuk diterapkan dalam kehidupan. Salah satunya adalah membangun kepedulian dan kebersamaan,” katanya.

Semangat berbagi juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Ketua AMI Kepri Kurnia Fajrison turut memberikan bantuan beras kepada para tamu undangan yang hadir.

Kurnia mengatakan, kepedulian dan kebiasaan berbagi merupakan nilai yang diajarkan Rasulullah SAW. Karena itu, peringatan Maulid menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan keimanan sekaligus kepedulian sosial.

“Kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah momentum yang sangat baik bagi kita untuk kembali mengingat keteladanan Nabi Besar Muhammad SAW. Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk saling membantu, berbagi dan memperhatikan sesama,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi penerimanya sekaligus menjadi pengingat pentingnya berbagi dengan sesama.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan silaturahmi. Para peserta saling bersalaman dan berbincang dalam suasana penuh keakraban.

Peringatan Maulid Nabi di BUMA Batam dan Jaringan Media tersebut diharapkan menjadi momentum untuk terus menghidupkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, tidak hanya dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga melalui kepedulian sosial, persaudaraan dan kontribusi nyata di tengah masyarakat. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *