Batam-(NagoyaPos.Com) – Festival Event Bazar Reborn Veganza yang digelar di Nagoya Citywalk, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, berlangsung meriah. Ribuan pengunjung memadati lokasi, termasuk wisatawan mancanegara asal Malaysia dan Singapura.
Kegiatan yang digelar dalam rangka menyemarakkan bulan kemerdekaan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tersebut menjadi ruang hiburan masyarakat sekaligus wadah bagi pelaku ekonomi kreatif dan usaha kuliner untuk memasarkan produknya.
Festival ini berada di bawah naungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Drs. Ardiwinata, turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Rangkaian festival berlangsung sejak pukul 15.00 WIB hingga 23.00 WIB. Puncak sekaligus penutupan kegiatan digelar di Nagoya Citywalk pada Minggu (30/8/2026). Sebelumnya, rangkaian kegiatan Reborn Veganza juga telah dilaksanakan di sejumlah titik di Kota Batam.
Pelaksana kegiatan, Rahmad Hidayad, mengatakan festival mendapat respons positif dari masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Batam.
“Antusias masyarakat sangat baik. Kami juga melihat adanya wisatawan mancanegara yang ikut menikmati rangkaian kegiatan,” ujarnya.
Diperkirakan sekitar 3.800 orang hadir dalam kegiatan tersebut. Selain menyaksikan pertunjukan, pengunjung juga dapat menikmati berbagai jajanan dan produk kuliner yang ditawarkan pelaku usaha ekonomi kreatif.
Beragam hiburan turut disuguhkan, mulai dari pertunjukan budaya Kuda Lumping, Live Musik, hingga Bantengan Kreasi. Kehadiran pertunjukan tradisional tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Tidak hanya menghadirkan hiburan, panitia juga membuka donasi bagi masyarakat yang terdampak bencana di Timor Timur sebagai bentuk kepedulian sosial.
Salah seorang wisatawan asal Singapura, Mr. Max Ricardo, mengaku terkesan dengan kemeriahan festival tersebut.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara memperkenalkan budaya Indonesia sekaligus memperkuat citra Batam sebagai kota tujuan wisata.
“Ini salah satu cara mengharumkan nama negara kita dan Pemerintah Kota Batam,” katanya.
Sementara itu, sejumlah pedagang yang membuka stan bazar mengaku terbantu dengan pelaksanaan kegiatan tersebut. Ramainya pengunjung membuat penjualan mereka mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa.
Festival Reborn Veganza pun tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk mendapatkan pasar sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat dan wisatawan mancanegara.
Hingga acara berakhir, suasana festival berlangsung meriah dan tertib. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu momentum untuk memperkuat promosi pariwisata Batam sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif di daerah. (*)
Reporter : RY














