<
Batam  

Ketua SMSI Kepri Apresiasi Pelayanan RS Awal Bros Batam, Soroti Respons Medis dan Kenyamanan Pasien

Ketua SMSI Kepri Rinaldi Samjaya saat mendampingi anggota keluarganya menjalani perawatan di RS Awal Bros Batam. Ia mengapresiasi respons tenaga medis, pelayanan pasien BPJS serta fasilitas pendukung yang dinilainya memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarga.

Batam-(NagoyaPos.Com) – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rinaldi Samjaya, mengapresiasi pelayanan Rumah Sakit Awal Bros Batam setelah mendampingi anggota keluarganya menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Apresiasi itu disampaikan Rinaldi berdasarkan pengalaman langsung saat mendampingi keluarganya, mulai dari penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga mendapatkan perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU), Selasa (22/9/2026).

Menurut Rinaldi, respons tenaga medis saat pasien membutuhkan penanganan segera berlangsung cepat dan terkoordinasi. Ia juga menilai proses pelayanan berjalan tanpa prosedur yang berbelit.

“Yang saya rasakan sendiri, ketika pasien datang dalam kondisi membutuhkan pertolongan segera, respons tenaga medis sangat cepat. Penanganannya juga profesional dan keluarga mendapatkan informasi dan layanan yang dibutuhkan,” ujar Rinaldi.

Pelayanan Pasien BPJS

Rinaldi juga menyoroti pelayanan terhadap pasien yang menggunakan BPJS Kesehatan. Berdasarkan pengalamannya, status kepesertaan BPJS tidak membuat pelayanan yang diterima keluarganya berbeda.

Ia mengatakan pasien tetap mendapatkan penanganan medis sesuai kebutuhan, dengan dukungan dokter, perawat serta tenaga pendukung lainnya.

Apresiasi juga disampaikan terhadap petugas nonmedis, mulai dari keamanan, parkir hingga kebersihan. Menurutnya, pelayanan dari unsur tersebut turut memengaruhi kenyamanan pasien dan keluarga selama berada di rumah sakit.

“Mulai dari petugas keamanan, parkir, cleaning service sampai tenaga medis, semuanya terlihat memahami bahwa mereka sedang memberikan pelayanan kepada pasien dan keluarga pasien. Hal-hal seperti ini menurut saya sangat penting,” katanya.

Rinaldi yang juga menjabat Wakil Ketua Umum KONI Batam itu mengaku sempat melihat langsung penanganan pasien lain dalam kondisi kritis yang membutuhkan tindakan operasi.

Ia melihat dokter, perawat dan tenaga pendukung bergerak cepat serta bekerja secara terkoordinasi.

“Ketika ada pasien lain yang kritis dan membutuhkan tindakan operasi, saya melihat sendiri bagaimana tenaga medis dan tenaga pendukung bekerja. Mereka terlihat sungguh-sungguh, bekerja dengan cepat dan memberikan perhatian penuh kepada pasien,” ujarnya.

Fasilitas Pendukung

Selain pelayanan medis, Rinaldi mengapresiasi fasilitas pendukung yang tersedia di RS Awal Bros Batam. Di antaranya area parkir, kantin, tempat ibadah, tempat duduk bagi keluarga pasien, pusat jajanan serta kebersihan lingkungan rumah sakit.

Ia juga menilai pengaturan jam besuk dan informasi jadwal pelayanan dokter turut membantu menciptakan suasana rumah sakit yang lebih tertib.

“Hal seperti kebersihan lingkungan, keramahan petugas keamanan, pengaturan jam besuk, kursi yang memadai dan publish jadwal dokter, sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pasien dan keluarga,” katanya.

Dari pengalaman tersebut, Rinaldi berharap peningkatan kualitas pelayanan, fasilitas dan teknologi medis terus dilakukan. Menurutnya, hal itu penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Batam.

“Kalau pelayanan rumah sakit di Batam terus seperti ini dan semakin ditingkatkan, ditunjang dengan peralatan yang canggih dan memadai, masyarakat tentu tidak lagi berobat ke luar negeri,” ujarnya.

Pengalaman positif juga disampaikan Hanif, salah seorang keluarga pasien asal Batam. Karyawan perusahaan shipyard itu mengatakan pelayanan yang diterima pasien maupun keluarga berjalan baik sejak kedatangan hingga mendapatkan penanganan medis.

“Harapan kami tentu pelayanan seperti ini dipertahankan. Pasien datang ke rumah sakit tentu dalam kondisi membutuhkan pertolongan dan kenyamanan. Karena itu, pelayanan yang baik sangat berarti bagi pasien maupun keluarga,” kata Hanif.

Hanif yang juga merupakan Dewan Penasihat PWI Kepri menilai kepercayaan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan fasilitas, tetapi juga kualitas interaksi dan pelayanan yang diterima pasien.

“Kepercayaan masyarakat tidak cukup hanya dibangun melalui fasilitas yang bagus. Pelayanan yang cepat, profesional, ramah dan manusiawi juga menjadi faktor penting. Kalau itu terus dijaga, masyarakat akan semakin percaya dengan rumah sakit di Batam,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *