Batam-(NagoyaPos.Com)-Kepolisian Sektor Bengkong menyelidiki dugaan pengeroyokan terhadap Ramadhan Vikriansyah, 22 tahun, di area parkir Andrews Party Mart, Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Batam, Kepulauan Riau.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, (17/10/2026) sekitar pukul 03.40 WIB. Korban mengalami luka pada bagian kepala dan telinga. Beberapa jam setelah kejadian, Ramadhan mendatangi Mapolsek Bengkong untuk membuat laporan polisi sekitar pukul 10.30 WIB.
Kapolsek Bengkong AKP Tigor Dabariba membenarkan laporan tersebut. Dia mengatakan polisi langsung menindaklanjuti laporan korban dengan melakukan penyelidikan.
“Iya benar. Kami sudah menerima Laporan Polisi (LP) dari korban, dan saat ini perkara tersebut langsung kita tindak lanjuti serta dalam proses penanganan intensif,” kata Tigor, Minggu (18/10/2026)
Unit Reserse Kriminal Polsek Bengkong kemudian melakukan penyelidikan, termasuk mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Kanit Reskrim Polsek Bengkong Iptu Apriadi mengatakan penyidik telah memeriksa empat saksi di luar korban. Pemeriksaan dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan petunjuk terkait dugaan pengeroyokan tersebut.
“Penyidik Polsek Bengkong bergerak cepat dan sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi di luar pihak korban,” ujar Apriadi.
Menurut dia, perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan. Polisi masih mendalami keterangan para saksi dan bukti yang diperoleh dari lapangan untuk mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.
“Sejauh ini kasus masih dalam tahap penyelidikan mendalam untuk menguatkan petunjuk di lapangan. Kami imbau masyarakat untuk bersabar, setiap perkembangan penanganan kasus pasti akan kami sampaikan secara transparan,” katanya.
Polsek Bengkong juga mengimbau masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, terutama pada malam hari. Warga diminta segera melapor apabila mengetahui kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan.
Layanan kepolisian melalui Call Center 110 dapat digunakan masyarakat selama 24 jam untuk melaporkan kejadian atau meminta bantuan polisi.(*)
Reporter : Hr














