Batam, Nagoyapos – Publik Batam diguncang kabar mengejutkan. Lurah Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, mendadak hilang misterius dan sudah hampir dua bulan tidak pernah masuk kantor. Keberadaannya kini benar-benar menjadi tanda tanya besar.
Camat Sekupang, Kamarul, mengaku sudah berulang kali melakukan pembinaan, namun sang lurah tetap abai. Hingga akhirnya, sejak dua bulan terakhir, ia tidak pernah terlihat lagi.
“Terakhir saya panggil, tapi setelah itu tidak bisa dihubungi. Sampai sekarang kami juga tidak tahu keberadaannya,” ungkap Kamarul, Senin (18/8/2025).
Wali Kota Batam Ikut Turun Tangan
Menanggapi laporan itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membenarkan adanya kasus lurah yang mendadak hilang kontak. Ia langsung memerintahkan Plt Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Batam untuk mencari keberadaan lurah tersebut sekaligus memberi teguran keras.
“Informasi yang saya terima, keberadaan Lurah Sei Harapan tidak diketahui. Saya sudah minta Plt Sekdako menelusuri dan memberikan teguran,” tegas Amsakar.
Tegas Soal Disiplin ASN
Sebagai Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota, Amsakar menegaskan dirinya tidak main-main soal disiplin aparatur sipil negara (ASN). Jika terbukti melanggar aturan, sanksi berat hingga pemecatan bisa dijatuhkan.
“Saya tidak ada toleransi dengan pelanggaran aturan. Kalau terbukti bersalah, proses sesuai aturan. Bahkan jika harus dipecat, ya harus dilaksanakan,” ujarnya.
Masih Jadi Misteri
Hingga kini, keberadaan Lurah Sei Harapan masih gelap. Kasus ini menambah daftar panjang sorotan publik terhadap disiplin aparatur pemerintah di Kota Batam.
Masyarakat kini dibuat penasaran, ke mana sebenarnya lurah tersebut menghilang? (cr)


















