GRANAT Kepri Nilai Ketegasan Pimpinan Bea Cukai Batam Perlu Dipahami Secara Utuh

Ket, Foto : Ketua DPD Granat Kepri, Syamsul Paloh

Nagoyapos,–– Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Kepulauan Riau, Syamsul Paloh, menilai ketegasan seorang pemimpin dalam menegakkan aturan dan standar operasional prosedur (SOP) merupakan bagian dari tanggung jawab kepemimpinan, khususnya di institusi strategis seperti Bea dan Cukai Batam.

Pernyataan tersebut disampaikan Syamsul menyikapi berkembangnya perhatian publik setelah beredarnya rekaman kamera pengawas (CCTV) di lingkungan Bea Cukai Batam yang kemudian memunculkan beragam penafsiran dan opini di tengah masyarakat,Rabu (17/12/2025)

Example 300x600

Menurut Syamsul, Bea Cukai Batam berada pada posisi yang sangat strategis dan memiliki tingkat tantangan yang tinggi, baik dari sisi eksternal maupun internal. Karena itu, dinamika yang muncul dalam proses pengawasan dan penegakan disiplin internal perlu dilihat secara menyeluruh dan tidak sepotong-potong.

“Seorang pemimpin dituntut tegas dalam menjalankan aturan dan memastikan seluruh jajaran bekerja sesuai ketentuan. Dalam kondisi tertentu, ketegasan itu bisa menimbulkan pro dan kontra, terutama jika ada pihak-pihak yang merasa terusik oleh penerapan disiplin dan prosedur yang ketat,” ujar Syamsul.

Ia menjelaskan, tekanan terhadap pimpinan tidak selalu datang dari luar institusi. Dalam organisasi besar, lanjutnya, potensi resistensi juga bisa muncul dari internal, terutama ketika ada upaya pembenahan terhadap pola kerja yang selama ini tidak berjalan sesuai aturan.

“Ketidaksenangan itu bisa saja timbul dari internal. Tidak tertutup kemungkinan ada oknum yang terbiasa bekerja di luar prosedur, lalu merasa terganggu ketika aturan ditegakkan secara konsisten,” katanya.

Syamsul menilai, berbagai opini dan pemberitaan yang berkembang belakangan ini seharusnya tidak mengaburkan fokus utama Bea Cukai Batam, yakni menjalankan tugas negara dalam pengawasan kepabeanan dan pemberantasan penyelundupan yang merugikan keuangan negara.

“Atas nama DPD GRANAT Kepri, kami tetap memberikan dukungan moral kepada Bea Cukai Batam agar konsisten menjalankan tugasnya, khususnya dalam upaya pemberantasan penyelundupan dan penyelamatan potensi kerugian negara dari praktik-praktik ilegal,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar kritik dan sorotan publik disikapi secara bijak serta proporsional, tanpa mengabaikan asas profesionalitas dan praduga tak bersalah. Menurutnya, yang paling penting adalah memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Syamsul menegaskan, GRANAT Kepri mendukung penuh langkah-langkah penegakan disiplin di lingkungan Bea dan Cukai Batam selama dilaksanakan sesuai standar operasional dan amanat Undang-Undang Kepabeanan Nomor 17 Tahun 2006.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pembinaan internal yang berkesinambungan untuk mencetak aparatur yang berintegritas, berdedikasi tinggi, dan menjunjung prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

“Pembinaan yang tegas namun terukur sangat dibutuhkan agar ke depan Bea Cukai Batam semakin solid, profesional, dan dipercaya masyarakat,” pungkasnya.(**)

 

 

Reporter : Herry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *