Tanpa Kembang Api, Kenduri Akhir Tahun Batam Justru Cetak Sejarah: Donasi Nyaris Rp15 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra

Tanpa Kembang Api, Kunduri Akhir Tahun Batam Justru Cetak Sejarah: Donasi Nyaris Rp15 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra
Wali Kota Amsakar menyalami penyanyi Sammy Simorangkir dalam acara pesta Kenduri Akhir Tahun 2025 di Dataran Engku Putri (dok mc batam)

Batam, Nagoyapos – Perayaan Kenduri Akhir Tahun di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Selasa malam, berlangsung berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tanpa gemerlap kembang api, ribuan warga Batam justru menyaksikan momen penuh makna yang sarat solidaritas dan kepedulian kemanusiaan.

Alih-alih pesta hura-hura, acara yang digelar Pemerintah Kota Batam ini berhasil menghimpun donasi hampir Rp15 miliar untuk membantu korban bencana di sejumlah wilayah Sumatra, di antaranya Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Dana tersebut akan disalurkan melalui Pemko Batam.

Example 300x600

Di hadapan ribuan masyarakat, Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengulas perjalanan Kota Batam sepanjang tahun 2025 yang diwarnai berbagai capaian membanggakan. Indikator pembangunan menunjukkan tren positif, mulai dari penurunan angka kemiskinan, menyusutnya tingkat pengangguran terbuka, inflasi yang tetap terkendali, hingga pertumbuhan ekonomi dan investasi yang terus meningkat.

Sejumlah penghargaan tingkat nasional yang diraih Batam sepanjang tahun lalu, kata Amsakar, menjadi bukti nyata dari kerja keras dan kolaborasi semua pihak. Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan semata hasil kerja pemerintah.

“Semua yang kita capai hari ini adalah buah dari kontribusi seluruh masyarakat Kota Batam,” tegas Amsakar.

Lebih lanjut, Amsakar menyampaikan bahwa pergantian tahun bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk melakukan refleksi dan perenungan bersama.

“Sudah waktunya di pergantian tahun ini kita melakukan kontemplasi. Apa yang telah kita lalui, ikhtiar yang kita jalankan, dan apa yang hendak kita tuju pada tahun yang akan datang,” ujarnya.

Berbeda dari perayaan tahun baru pada umumnya, Pemko Batam bersama Forkopimda sepakat mengalihkan euforia pergantian tahun menjadi aksi nyata kepedulian bagi saudara-saudara sebangsa yang tengah dilanda bencana.

“Biasanya ada musik meriah dan kembang api. Tetapi malam ini kami berketetapan hati membangun solidaritas dengan saudara kita di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ungkapnya.

Jumlah Donasi Terkumpul

Pemko Batam sendiri telah menyalurkan bantuan awal sebesar Rp7,5 miliar. Selain itu, donasi masyarakat yang terkumpul mencapai Rp4.589.074.911, ditambah dukungan dari PLN Batam senilai Rp2,5 miliar. Total dana solidaritas yang terkumpul pun hampir menyentuh angka Rp15 miliar.

Menutup sambutannya, Amsakar mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban pasca perayaan tahun baru, khususnya di jalan raya.

Kenduri Akhir Tahun kemudian ditutup dengan penampilan Sammy Simorangkir, yang menghadirkan suasana hangat dan penuh makna. Momentum ini menegaskan bahwa pergantian tahun di Batam bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kepedulian, persaudaraan, dan solidaritas untuk negeri. (r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *