Batam Bergerak! Amsakar–Li Claudia Pimpin Penyerahan Bantuan Bencana Sumatera Rp13,8 Miliar

PLN Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan, Donasi Korban Bencana Sumatra Capai Rp13,8 Miliar
Wali Kota Amsakar dan Wakil Li Claudia Chandra menerima bantuan korban bencana Sumatera dari Dirut PT PLN Batam senilai Rp 1,5 miliar (dok mc batam)

Batam, Nagoyapos – kebersamaan dan kepedulian sosial warga Kota Batam kembali menunjukkan kekuatan nyata. Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menerima secara simbolis bantuan sosial untuk korban bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) dengan total nilai fantastis mencapai Rp13,8 miliar.

Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (6/1/2026), dan menjadi momentum penting yang mencerminkan kuatnya solidaritas kemanusiaan masyarakat Batam terhadap saudara-saudara sebangsa yang tertimpa musibah.

Example 300x600

Bantuan tersebut berhasil dihimpun dari berbagai elemen. Donasi masyarakat Kota Batam tercatat sebesar Rp4.714.230.409. PT PLN turut berkontribusi dengan bantuan dana Rp1,5 miliar serta bantuan logistik senilai Rp1 miliar.

Selain itu, APBD Kota Batam mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp7,5 miliar, sementara IKAPSU menyumbang Rp100 juta.

Keberhasilan penghimpunan bantuan ini mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Batam. Amsakar Achmad mengaku bangga atas tingginya partisipasi sosial masyarakat Batam dalam aksi kemanusiaan tersebut.

“Untuk ukuran Kota Batam, ini adalah partisipasi sosial paling tinggi selama saya duduk di pemerintahan ini. Nilainya sudah mencapai Rp13,8 miliar, dan itu belum termasuk bantuan barang yang jumlahnya juga cukup besar,” ujar Amsakar.

Bantuan Logistik

Tak hanya bantuan tunai, berbagai organisasi dan komunitas juga mengirimkan bantuan logistik ke daerah terdampak. Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) mengirimkan tujuh truk bantuan barang, sementara PLN menyalurkan bantuan logistik tambahan senilai Rp1 miliar. PSMTI serta sejumlah partai politik juga ikut ambil bagian dengan mengirimkan paket bantuan kemanusiaan.

Amsakar menegaskan bahwa nilai utama dari aksi ini bukan semata pada besarnya nominal bantuan, melainkan pada kuatnya solidaritas sosial yang terbangun di tengah masyarakat Batam tanpa memandang latar belakang.

“Spirit kebangsaan memang harus dibangun melalui solidaritas. Saya bersyukur solidaritas sosial ini tumbuh sangat baik di Batam. Semoga bantuan ini dapat mempercepat pemulihan saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar sehingga mereka bisa kembali beraktivitas normal,” tutupnya. (r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *