Tandias Pangestu Terpilih Aklamasi Pimpin APVA Kepri Periode 2026–2030

Batam-(NagoyaPos.Com)- Tandias Pangestu resmi terpilih sebagai Ketua Afiliasi Penukaran Valuta Asing (APVA) Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2030 secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-3 APVA Kepri yang digelar di Hotel Sahid Vanilla Nagoya, Batam, Sabtu (10/1).

Musda ke-3 APVA Kepri dihadiri hampir 100 anggota money changer dari total 118 anggota yang tersebar di Batam, Tanjungpinang, Karimun, dan Bintan. Tingginya tingkat kehadiran tersebut mencerminkan antusiasme dan soliditas anggota dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan.

Example 300x600

Dalam proses pemilihan ketua, awalnya terdapat tiga calon yang maju, yakni Tandias Pangestu dari Jaya Raya Group, Mei Ling dari PT Gunung Mas Group, serta Fransiska atau Cika dari Hai Hai Group. Namun, seiring berjalannya Musda, dua calon lainnya menyatakan mengundurkan diri dan sepakat memberikan dukungan kepada Tandias Pangestu. Dengan demikian, Tandias ditetapkan sebagai Ketua APVA Kepri secara aklamasi.

Dalam sambutannya, Tandias Pangestu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua APVA Kepri periode sebelumnya, Rudi Tan, atas dedikasi dan kepercayaan yang telah diberikan kepada generasi penerus. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan serta memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia.

“Kami akan melanjutkan program yang telah dirintis kepengurusan sebelumnya dan memperkuat kerja sama dengan Bank Indonesia sebagai mitra strategis. Harapannya, kesejahteraan anggota APVA Kepri di Batam, Tanjungpinang, Karimun, dan Bintan dapat terus meningkat,” ujar Tandias.

Musda APVA Kepri turut dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, Deputi Bank Indonesia, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri, serta perwakilan bank mitra APVA seperti Bank Mandiri, BNI, dan BRI. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura dalam sambutannya mengapresiasi peran strategis APVA Kepri dalam mendukung perekonomian daerah, khususnya sektor perdagangan dan pariwisata. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjaga profesionalisme serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“APVA memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas transaksi valuta asing di Kepri. Kami berharap APVA terus bersinergi dengan Bank Indonesia dan pemerintah daerah serta menjaga integritas agar kegiatan penukaran valuta asing berjalan sehat dan sesuai aturan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum APVA Pusat Amat Tantoso menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan Tandias Pangestu. Ia menilai Tandias sebagai sosok yang berpengalaman dan memahami dinamika industri penukaran valuta asing.

“Saya melihat Tandias sebagai figur yang mapan dan berpengalaman. Harapan kami, APVA Kepri dapat semakin berkiprah dan berkontribusi dalam memajukan perekonomian daerah, khususnya Batam,” katanya.

Ketua APVA Kepri periode 2022–2026, Rudi Tan, menjelaskan bahwa Musda digelar seiring berakhirnya masa jabatan kepengurusan sebelumnya. Ia menyebutkan, jumlah anggota APVA Kepri saat ini mencapai 118 money changer, menjadikannya terbesar kedua secara nasional setelah Jakarta.

“Kepri menjadi provinsi dengan jumlah anggota APVA terbesar kedua setelah Jakarta, disusul Bali di posisi ketiga. Kami berharap kepengurusan baru mampu merangkul seluruh anggota serta bersinergi dengan pemerintah, Bank Indonesia, dan aparat penegak hukum,” ujar Rudi.

Dengan kepemimpinan baru, APVA Kepri diharapkan semakin solid, profesional, dan berkelanjutan dalam mendukung stabilitas sektor penukaran valuta asing serta pembangunan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau.(**)

 

Reporterter : Herry
Editor           : Fajri Hm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *