<

HPN 2026 Ukir Sejarah, Monumen Media Siber Indonesia Resmi Berdiri di Cilegon

Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus bersama jajaran pengurus dan pejabat daerah menandatangani prasasti peresmian Monumen Media Siber Indonesia di Cilegon, dalam rangkaian HPN 2026, Jumat (6/2). Monumen ini menjadi simbol sejarah dan legacy pers digital nasional.

Batam-(NagoyaPos.Com) – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten mencatat sejarah baru. Monumen Media Siber Indonesia resmi diresmikan di Kota Cilegon sebagai simbol perkembangan dan kontribusi pers digital nasional dalam demokrasi Indonesia.

Peresmian monumen yang menjadi salah satu agenda besar HPN 2026 ini mendapat apresiasi luas dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Monumen tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan terhadap eksistensi dan peran strategis pers siber dalam ekosistem pers nasional.

Acara peresmian dihadiri Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Sekretaris Jenderal SMSI Makali Kumar, serta jajaran pengurus SMSI pusat dan ketua SMSI provinsi se-Indonesia. Sejumlah tokoh pers dan pejabat daerah juga turut hadir, di antaranya mantan Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, anggota Dewan Pers Yogi Hadi Ismanto, serta jajaran Pemerintah Kota Cilegon dan Pemerintah Provinsi Banten.

Iman Ariyadi menilai Monumen Media Siber Indonesia sebagai tonggak penting dalam perjalanan pers digital nasional. Ia menyebut, keberadaan monumen tersebut memperkuat posisi Cilegon sebagai bagian dari sejarah lahirnya SMSI.

“Monumen ini menegaskan kontribusi nyata daerah dalam perjalanan pers siber Indonesia. Ini bukan hanya milik Cilegon, tetapi menjadi kebanggaan pers nasional,” ujarnya, Kamis (12/2).

Senada, Fajar Hadi Prabowo menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan pers siber yang profesional dan berintegritas.

Sementara itu, Firdaus menegaskan bahwa Monumen Media Siber Indonesia bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol perjuangan dan legacy pers siber nasional.

“Monumen ini adalah pengingat peran pers siber dalam menjaga demokrasi dan mencerdaskan publik,” tegasnya.

Ia juga menyebut Kota Cilegon memiliki posisi strategis dalam sejarah media siber nasional, mengingat SMSI dideklarasikan di kota tersebut pada 2017 dan kini berkembang menjadi organisasi pers siber terbesar di Indonesia dengan jaringan di seluruh provinsi.

Peresmian monumen ditandai dengan penandatanganan prasasti pada pukul 11.30 WIB. Pada malam harinya, digelar gala dinner nasional bersama jajaran pengurus SMSI sebagai bentuk syukuran atas berdirinya Monumen Media Siber Indonesia pertama di Indonesia.

Monumen tersebut diharapkan menjadi ikon nasional pers digital sekaligus ruang refleksi bagi insan pers untuk terus menjaga profesionalisme, independensi, dan etika jurnalistik di era digital. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *