Batam, Nagoyapos.com – Kecelakaan maut terjadi di kawasan Bukit Bismillah, sebelum Jembatan V Barelang, Kota Batam, pada Minggu (5/4/2026) pagi. Tiga pelajar SMP dilaporkan tewas setelah sepeda motor yang mereka kendarai menghantam tiang listrik sekitar pukul 08.50 WIB.
Korban berinisial RA, SA, dan RS. Ketiganya diketahui merupakan siswa kelas IX SMPIT Insan Harapan, Sagulung. Peristiwa ini sontak menggemparkan warga dan menimbulkan duka mendalam.
Sepeda motor Honda Beat BP 8859 G yang mereka tumpangi ditemukan dalam kondisi rusak parah di tepi jalan. Sementara ketiga korban tergeletak tidak jauh dari titik benturan, bahkan terpental hingga ke parit akibat kerasnya tabrakan.
Warga yang melintas menjadi saksi pertama di lokasi kejadian. Mereka segera melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian dan membantu proses evakuasi korban ke rumah sakit.
“Awalnya warga lihat korban sudah tergeletak. Langsung dilaporkan ke polisi dan dibawa ke rumah sakit,” ujar Rio, saksi mata.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga korban melaju dari arah Jembatan I menuju Jembatan V Barelang. Diduga sepeda motor melaju dalam kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali.
Motor kemudian menabrak tiang listrik di pinggir jalan. Benturan keras membuat korban terpental dan mengalami luka fatal.
“Kalau lihat kondisi motor, kemungkinan besar mereka melaju cukup kencang,” tambah Rio.
Polisi Dalami Kecelakaan
Kasat Lantas Polresta Barelang, Afiditya Arief Wibowo, membenarkan kejadian tersebut. Namun hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan.
“Masih kami dalami. Ini kecelakaan tunggal, namun faktor penyebab belum bisa dipastikan,” ujarnya.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan kemungkinan adanya faktor lain, seperti kelalaian atau pengaruh zat tertentu.
Minimnya saksi di lokasi menjadi salah satu kendala dalam mengungkap kronologi kejadian secara utuh.
Atas peristiwa ini, pihak kepolisian kembali mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak, terutama terkait penggunaan kendaraan bermotor oleh anak di bawah umur.
“Kami mengimbau orang tua agar tidak mengizinkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor demi keselamatan bersama,” tegasnya.
Editor: Risman
