Batam-(NagoyaPos.com) – Sebuah kapal angkutan barang dilaporkan tenggelam di perairan Laut Lansik, Desa Belungkur, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Minggu (12/7). Kapal diduga karam setelah diterjang cuaca buruk yang disertai gelombang tinggi dan angin kencang.
Meski kapal tenggelam, seluruh 20 awak kapal, termasuk nahkoda, dipastikan selamat. Warga bersama nelayan setempat bergerak cepat memberikan pertolongan setelah menerima informasi adanya kapal yang mengalami musibah di tengah laut.
Kepala Desa Belungkur, Aref Rafandi, mengatakan dirinya bersama warga langsung menuju lokasi menggunakan tiga unit pompong untuk membantu proses penyelamatan.
Saat tiba di lokasi, kondisi kapal sudah sebagian besar berada di bawah permukaan air. Hanya bagian ujung serta rumah kapal yang masih terlihat.
“Cuaca memang sedang buruk. Kapal sempat terombang-ambing cukup lama sebelum akhirnya tenggelam,” ujar Aref.
Sebagian besar awak kapal segera dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Sementara lima orang awak kapal yang sempat memilih bertahan di atas kapal akhirnya bersedia dievakuasi pada Minggu sore sekitar pukul 18.00 WIB menggunakan kapal nelayan menuju kapal lain yang merupakan rekan mereka.
Sekitar pukul 19.00 WIB, beberapa speedboat milik rekan korban juga tiba di lokasi untuk membantu penanganan. Hingga keesokan harinya, aktivitas di sekitar lokasi kejadian masih berlangsung karena sejumlah kapal tetap berada di area tenggelamnya kapal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal tersebut diduga berlayar dari Kalimantan menuju Kuala Tungkal saat mengalami musibah di perairan Laut Lansik.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penyebab pasti tenggelamnya kapal masih menunggu hasil penelusuran lebih lanjut, meski dugaan awal mengarah pada cuaca ekstrem yang melanda perairan tersebut. (*)














