Batam-(NagoyaPos.Com)-Pembangunan proyek data center di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park mulai membawa perubahan yang dirasakan masyarakat di Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa. Selain membuka peluang kerja bagi warga sekitar, proyek tersebut juga dinilai menggerakkan perekonomian lokal dan menghadirkan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Tokoh masyarakat Teluk Mata Ikan, Ahmad Jaiz, mengatakan kehadiran proyek data center menjadi salah satu investasi strategis yang memberikan manfaat nyata bagi warga di sekitar kawasan pembangunan.
“Kehadiran proyek pembangunan pusat data (data center) di Nongsa Digital Park menjadi salah satu investasi strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Batam, khususnya warga di sekitar kawasan proyek,” kata Ahmad Jaiz.
Menurut dia, manfaat investasi tersebut tidak hanya terlihat dari besarnya nilai proyek, tetapi juga dari terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat setempat. Aktivitas pembangunan juga dinilai ikut menggerakkan roda perekonomian dan mendukung perkembangan ekosistem digital di Batam.
“Pembangunan pusat data di Nongsa Digital Park membawa dampak positif bagi masyarakat Batam, seperti terbukanya lapangan kerja baru, peningkatan ekonomi, serta majunya infrastruktur teknologi kawasan,” ujarnya.
Ahmad Jaiz berharap pengembangan kawasan digital di Nongsa terus berlanjut dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai bagian dari proses pembangunan. Ia menilai kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting agar investasi yang masuk dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Pandangan serupa disampaikan para ketua RT di Teluk Mata Ikan. Ketua RT 01 RW 07 Pattasuang, bersama Ketua RT 02 RW 07 Muhammad Nur Ihwan, Ketua RT 03 RW 07 Pattahaji, dan Ketua RT 04 RW 07 Anang, menilai PT China Construction Third Engineering Bureau (CCTEB) cukup responsif terhadap berbagai kebutuhan warga selama proyek berlangsung.
Menurut Pattasuang, komunikasi yang terjalin antara perusahaan dan masyarakat berjalan baik sehingga berbagai persoalan di lingkungan dapat segera ditindaklanjuti.
“Kalau ada masalah, kami beritahu langsung, selalu ditanggapi. Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pembangunan perusahaan,” katanya.
Muhammad Nur Ihwan menambahkan, manfaat proyek juga dirasakan melalui berbagai program CSR yang mendukung aktivitas masyarakat. Perusahaan, kata dia, telah membantu perbaikan jalan lingkungan, pemasangan lampu penerangan jalan, penyediaan perangkat sound system, hingga dukungan untuk berbagai kegiatan warga.
“Kontribusi perusahaan ada dan sudah kami rasakan. Fasilitas itu dipakai untuk kegiatan warga,” ujarnya.
Ketua RW 07 Teluk Mata Ikan, Saparudin, mengatakan proyek tersebut ikut meningkatkan pendapatan masyarakat karena semakin banyak warga yang memperoleh kesempatan bekerja. Di sisi lain, ia berharap dampak debu selama proses konstruksi tetap menjadi perhatian agar aktivitas pembangunan dapat berjalan berdampingan dengan kenyamanan warga.
Menurut Saparudin, perusahaan sejauh ini menunjukkan komitmen melalui perbaikan infrastruktur lingkungan dan pelaksanaan berbagai program sosial. Ia berharap kepedulian serupa juga ditunjukkan perusahaan lain yang terlibat dalam pembangunan kawasan data center.
“Kami berharap ke depan semua perusahaan yang masuk benar-benar memperhatikan masyarakat sekitar, memberikan rasa aman dan nyaman, serta ikut berkontribusi bagi pembangunan lingkungan,” katanya.
Sementara itu, tokoh pemuda Teluk Mata Ikan, Zulkipli, menilai berkembangnya kawasan digital di Nongsa membawa optimisme baru bagi generasi muda. Menurut dia, kehadiran investasi di sektor teknologi membuka peluang kerja sekaligus mendorong masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan tenaga kerja di industri digital.
PT China Construction Third Engineering Bureau (CCTEB) merupakan kontraktor utama pembangunan proyek data center di KEK Nongsa Digital Park. Dalam pelaksanaannya, perusahaan bekerja sama dengan sejumlah perusahaan lokal sebagai subkontraktor.
Bagi warga Teluk Mata Ikan, keberhasilan pembangunan kawasan data center tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur digital, tetapi juga dari sejauh mana investasi tersebut mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Mereka berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan warga terus terjaga sehingga pengembangan kawasan digital di Nongsa dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. (*)
Reporter : RY














