Batam-(NagoyaPos.Com)- PT PLN Batam menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1 miliar untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut disalurkan melalui gerakan Batam Peduli Bencana NTT.
Bantuan secara simbolis diserahkan Direktur Utama PT PLN Batam Kwin Fo kepada Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad. Penyerahan berlangsung dalam rangkaian Semarak Kemerdekaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Dataran Engku Putri, Batam Center, pada (25/08/2026)
Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra turut menyaksikan penyerahan bantuan tersebut.
Kwin Fo mengatakan bantuan itu merupakan bentuk kepedulian PLN Batam terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.
“Bencana yang terjadi di NTT merupakan duka kita bersama. Atas nama seluruh keluarga besar PLN Batam, kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada saudara-saudara kita yang terdampak,” kata Kwin Fo.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
Menurut Kwin Fo, semangat gotong royong diperlukan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. PLN Batam, kata dia, menyambut baik kolaborasi dengan Pemerintah Kota Batam serta berbagai elemen masyarakat dan dunia usaha.
“Jarak tidak boleh menjadi batas bagi kepedulian. Dari Batam, kami ingin menyampaikan bahwa saudara-saudara kita di NTT tidak sendiri,” ujarnya.
Gerakan Batam Peduli Bencana NTT pada tahap pertama berhasil menghimpun bantuan Rp2,3 miliar. Selain PLN Batam, bantuan berasal dari PT Wasco Engineering Indonesia sebesar Rp900 juta, Gabungan Pengusaha Batam Rp300 juta, dan BAZNAS Kota Batam Rp100 juta.
Amsakar Achmad mengatakan penggalangan bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian masyarakat Batam terhadap sesama anak bangsa.
“Gebrakan pertama kita untuk peduli NTT sudah terkumpul Rp2,3 miliar. Ini adalah bentuk keberpihakan dan cinta kita terhadap sesama anak bangsa,” kata Amsakar.
Ia mengapresiasi keterlibatan dunia usaha, lembaga sosial, pemerintah, dan masyarakat dalam pengumpulan bantuan tersebut. Menurut Amsakar, kolaborasi itu menunjukkan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Bantuan yang telah dihimpun selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat dan proses pemulihan pascabencana.
Kwin Fo mengatakan kepedulian sosial merupakan bagian dari tanggung jawab PLN Batam sebagai perusahaan yang tumbuh bersama masyarakat.
“PLN Batam tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Karena itu, ketika ada saudara-saudara kita yang membutuhkan, sudah menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan kemanusiaan kita untuk ikut hadir dan membantu,” ujarnya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dari Batam dapat memberikan manfaat bagi masyarakat NTT dan turut mendorong semangat untuk bangkit setelah bencana.(*)
Reportet : RY














