Batam, Nagoyapos.com — Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menyambangi Sekretariat PWI Kota Batam di Superblok Imperium, Taman Baloi, Batam Kota, Jumat (18/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan usai Akhmad Munir membuka pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Kepulauan Riau (Kepri) sekaligus melantik Pengurus PWI Kepri.
Didampingi Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani dan Ketua PWI Kota Batam M. A. Khafi Anshary, Akhmad Munir disambut jajaran pengurus PWI Kota Batam.
Silaturahmi itu menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat komunikasi antara PWI Pusat, PWI Kepri dan PWI Kota Batam.
Akhmad Munir Minta PWI Batam Tetap Solid
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai tersebut, Akhmad Munir menyampaikan sejumlah pesan mengenai penguatan organisasi dan profesionalisme wartawan.
Ia meminta jajaran PWI Kota Batam menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi.
“Saya berharap PWI Kota Batam tetap solid dan satu komando dalam menjalankan roda organisasi,” ujar Akhmad Munir.
Menurutnya, soliditas organisasi menjadi bagian penting agar PWI tetap mampu menjalankan peran dan tanggung jawabnya sebagai organisasi profesi wartawan.
Selain persoalan internal, Akhmad Munir juga mendorong PWI Kota Batam membangun hubungan yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan.
Kemitraan dengan Pemerintah hingga TNI-Polri Tetap Penting
Akhmad Munir meminta jajaran PWI Batam terus memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah, TNI-Polri, pihak swasta maupun berbagai unsur lainnya.
Namun, ia mengingatkan agar hubungan kemitraan tidak mengganggu independensi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Jalin serta perkuat kerja sama yang harmonis dengan mitra-mitra strategis, baik dari unsur pemerintah, TNI-Polri, swasta, maupun pemangku kepentingan lainnya,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa integritas dan profesionalisme harus tetap menjadi landasan utama wartawan.
“Namun yang paling utama, teruslah menjaga integritas dan profesionalisme sebagai insan pers, karena keberimbangan dan kepercayaan publik adalah aset terbesar kita,” tegasnya.
UKW Bukan Sekadar Mengejar Sertifikat
Pesan mengenai profesionalisme wartawan sebelumnya juga disampaikan Akhmad Munir ketika membuka UKW PWI Kepri.
Ia menekankan bahwa UKW tidak boleh dipandang sebatas proses formalitas untuk mendapatkan sertifikat kompetensi.
Menurutnya, UKW merupakan sarana untuk membuktikan bahwa wartawan memiliki kemampuan profesional, bertanggung jawab, serta memahami dan menjalankan kode etik jurnalistik.
“UKW ini bukan sekadar proses formalitas untuk meraih sertifikat, melainkan sarana pembuktian bahwa wartawan PWI adalah insan pers yang profesional, bertanggung jawab, dan memegang teguh kode etik,” kata Akhmad Munir.
Ia menambahkan, kompetensi wartawan semestinya terlihat dari karya jurnalistik yang dihasilkan dan manfaatnya bagi masyarakat.
“Wartawan yang kompeten harus mampu menghadirkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, serta mencerdaskan masyarakat,” tambahnya.
Ditutup Foto Bersama Pengurus PWI Batam
Kunjungan Ketua Umum PWI Pusat bersama jajaran PWI Kepri tersebut kemudian ditutup dengan foto bersama di depan Sekretariat PWI Kota Batam.
Berfoto di bawah papan nama organisasi, momen tersebut menjadi simbol kebersamaan jajaran PWI Pusat, PWI Kepri dan PWI Kota Batam.
Selain mempererat silaturahmi, kunjungan ini juga menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk menjaga soliditas, profesionalisme, independensi, serta keberlangsungan PWI di daerah.
RM














