LBatam-(NagoyaPos.Com) – Sebanyak 200 peserta mengikuti Seminar Safety Riding Honda bertema “Secangkir Kopi Sejuta Impian” di Batam Tourism Polytechnic, Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang dikemas dalam format talk show itu membahas keselamatan berkendara, ketaatan berlalu lintas, hingga risiko kecelakaan bagi masyarakat usia produktif.
Seminar digelar PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau bersama Batam Tourism Polytechnic, Ditlantas Polda Kepri, dan Jasa Raharja.
Talk show menghadirkan Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara Syaiful, Kanit 3 Subditkamsel Polda Kepri Ipda Lady Natalia PS, Mobile Service Officer Jasa Raharja Muhammad Riswanda Raisha Agnie, serta praktisi kopi Taufik Bachrul Lubis.
Salah satu pembahasan menyoroti dampak kecelakaan lalu lintas terhadap masyarakat usia produktif. Kecelakaan tidak hanya berdampak pada keselamatan, tetapi juga dapat mengganggu pendidikan, pekerjaan, aktivitas sehari-hari hingga rencana seseorang dalam mencapai masa depan.
Syaiful mengatakan edukasi keselamatan berkendara perlu dibangun melalui kebiasaan sehari-hari, terutama di kalangan generasi muda yang memiliki mobilitas tinggi.
“Melalui seminar ini, kami ingin mengajak generasi muda melihat keselamatan berkendara sebagai bagian dari perjalanan mereka dalam mencapai cita-cita. Bagi Honda, edukasi keselamatan bukan hanya tentang bagaimana menggunakan sepeda motor dengan benar, tetapi juga membangun kesadaran untuk menghargai kehidupan dan pengguna jalan lainnya,” ujar Syaiful.
Diskusi juga berlangsung interaktif. Peserta menanyakan sejumlah kondisi yang kerap dihadapi pengendara, termasuk mengenai jarak aman dan blind spot.
Dalam sesi tersebut dijelaskan bahwa menjaga jarak aman memberikan ruang dan waktu bagi pengendara untuk merespons ketika kendaraan di depan mengurangi kecepatan atau berhenti mendadak. Sementara blind spot merupakan area di sekitar kendaraan yang tidak seluruhnya terlihat melalui pandangan langsung maupun kaca spion.
Karena itu, pengendara perlu memastikan kondisi sekitar sebelum berpindah lajur atau melakukan manuver. Pemahaman terhadap situasi sekitar menjadi bagian penting dalam mengambil keputusan saat berkendara.
Ipda Lady Natalia PS turut menekankan pentingnya ketaatan terhadap aturan lalu lintas. Menurutnya, keselamatan tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap rambu dan marka, tetapi juga perilaku pengendara dalam merespons kondisi lalu lintas.
Sementara itu, praktisi kopi Taufik Bachrul Lubis mengangkat sisi lain dari tema “Secangkir Kopi Sejuta Impian”. Kopi dijadikan ruang untuk berbincang dan bertukar gagasan, sebelum pembahasan diarahkan pada perjalanan seseorang dalam menjalani proses dan mengejar cita-cita.
Pesan keselamatan kemudian diperkuat melalui kampanye Honda “Cari Aman” yang mengajak masyarakat membangun kebiasaan berkendara dengan mengutamakan keselamatan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari edukasi keselamatan berkendara yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha, kepolisian, Jasa Raharja hingga institusi pendidikan. Beragam perspektif dalam talk show diharapkan dapat membantu peserta memahami pentingnya keselamatan saat beraktivitas di jalan. (*)
Reporter : RY














