<

Tim Terjun Payung Polri Sumbang Tiga Medali untuk Indonesia di Kejuaraan Asia

Tim Terjun Payung Polri yang memperkuat Tim Nasional Indonesia berfoto bersama usai meraih satu medali emas dan dua medali perak pada 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026 di Wind Tunnel Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor.

Batam-(NagoyaPos.Com) – Atlet terjun payung Polri yang memperkuat Tim Nasional Indonesia mencatat prestasi pada 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026. Mereka menyumbangkan satu medali emas dan dua medali perak dalam kejuaraan tingkat Asia tersebut.

Kejuaraan berlangsung 17-20 September 2026 di Gedung Soemardhi Simulator Terjun Payung, Wind Tunnel Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ajang tersebut merupakan kejuaraan FAI Category 1 yang diikuti atlet dari sejumlah negara Asia.

Medali emas Indonesia diraih pada nomor 4 Way Formation Skydiving Open. Tim yang terdiri dari Briptu Ichiko Wuryantoro Putro, Briptu Muhamad Fadhly Nugroho, Bripda Ridwansyah, Bharatu Imam Ramdhan dan Bharada Muhammad Apriliansyah berhasil menempati posisi pertama.

Dua medali perak masing-masing diraih pada nomor 4 Way Formation Skydiving Female dan 4 Way Vertical Formation Skydiving.

Pada nomor putri, tim Indonesia diperkuat Brigpol Nur Fauziah Anwari Puteri, Bripda Regina Valeria Sanam, Bripda Imelya Cahya Pramdita, Sertu Tismaenah dan Sertu Ayu Fitria Handriani.

Sementara pada nomor 4 Way Vertical Formation Skydiving, medali perak diraih Briptu Wildan Aditya Nugraha Mukti, Bharatu Husain, Bharatu Kms Aldi, Bharatu David Redonsen dan Bharada Saidul Mahdi Firja.

Ketua Komite Terjun Payung PB FASI Irvan Zuladry mengatakan capaian tersebut menunjukkan perkembangan olahraga indoor skydiving Indonesia. Raihan tiga medali itu juga meningkat dibandingkan kejuaraan FAI Asia sebelumnya pada 2024 di Makau yang menghasilkan satu medali perak dan satu perunggu.

“Ke depan kita akan terus melakukan continuous improvement, baik dari perolehan medali maupun penyelenggaraan. Untuk dua tahun ke depan, kami akan meningkatkan program latihan secara lebih intensif, termasuk mendatangkan pelatih yang memiliki prestasi di tingkat dunia untuk meningkatkan kemampuan atlet,” ujar Irvan, Senin (28/9).

Menurut Irvan, keberhasilan Indonesia merebut emas pada nomor 4 Way Formation Skydiving Open menjadi catatan tersendiri karena tim Indonesia mampu mengungguli tim China yang sebelumnya memiliki catatan sebagai juara dunia pada nomor tersebut.

Dukungan Polri, khususnya Persatuan Terjun Payung Polri (PTP Polri) dan Korbrimob Polri, turut menjadi bagian dalam pembinaan atlet serta penyelenggaraan kejuaraan.

“Kami memberikan apresiasi kepada pimpinan Polri, khususnya Kapolri serta PTP Polri dan Korbrimob Polri, atas dukungan dalam penyelenggaraan maupun perolehan medali. Timnas Indonesia diwakili oleh atlet-atlet Polri. Kami berkolaborasi untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah olahraga indoor skydiving,” kata Irvan.

Selain kejuaraan FAI, Indonesia juga menggelar International Open Indoor Skydiving Kapolri Cup II 2026. Kompetisi tersebut diikuti 382 peserta yang tergabung dalam 156 tim.

Pada kelas nasional, tim-tim Polri meraih empat medali emas, lima perak dan lima perunggu. Sementara pada kelas International Open, tim dari unsur Polri mencatat tiga medali emas dan satu perak.

Dua ajang tersebut menjadi bagian dari pengembangan olahraga indoor skydiving di Indonesia. Kejuaraan FAI menjadi panggung bagi atlet nasional untuk berkompetisi di tingkat Asia, sedangkan Kapolri Cup menjadi ruang pembinaan dan kompetisi bagi atlet dalam negeri. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *