Batam-(NagoyaPos.Com) – Aktivitas remaja yang kerap berkumpul hingga malam hari hingga penggunaan knalpot brong menjadi perhatian warga di Kecamatan Belakang Padang. Persoalan tersebut disampaikan langsung kepada Kapolsek Belakang Padang AKP Rio Ardian dalam pertemuan bersama RT/RW dan tokoh masyarakat, Rabu (30/9).
Pertemuan yang berlangsung di Kedai Kopi Pendi, Kelurahan Tanjung Sari, itu menjadi ruang bagi warga menyampaikan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan lingkungan.
Ketua RW Kelurahan Tanjung Sari, Miran, mengatakan aktivitas remaja yang masih sering berkumpul pada malam hari perlu mendapat perhatian. Ia berharap komunikasi antara warga dan kepolisian dapat terus diperkuat untuk mencegah munculnya gangguan keamanan.
Keluhan lain disampaikan tokoh masyarakat Kasman terkait penggunaan knalpot racing atau knalpot brong oleh sejumlah remaja. Menurut dia, suara bising kendaraan cukup mengganggu, terutama di kawasan permukiman yang padat dan sebagian berada di atas pelantar.
Selain kebisingan, penggunaan kendaraan secara ugal-ugalan juga dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan dan warga sekitar.
Sementara itu, tokoh pemuda Yusuf Suhaili menyoroti potensi tindak pidana ringan yang melibatkan remaja, di antaranya pencurian tabung gas. Ia berharap persoalan tersebut dapat dicegah sejak dini.
Ia juga meminta adanya perhatian terhadap potensi peredaran narkoba yang dapat menyasar kalangan remaja. Informasi dari masyarakat dinilai penting agar persoalan tersebut bisa segera ditindaklanjuti.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolsek Belakang Padang AKP Rio Ardian mengatakan pihaknya akan meningkatkan pelayanan dan merespons informasi dari masyarakat.
“Terima kasih atas saran, masukan serta informasi dari Bapak/Ibu sekalian. Kami Polsek Belakang Padang akan berusaha meningkatkan kinerja semaksimal mungkin dalam rangka pelayanan kepada masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar Rio.
Rio yang baru menjabat sebagai Kapolsek Belakang Padang itu juga mengajak RT/RW serta tokoh masyarakat dan pemuda tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
“Kami membuka diri, siap bergerak kapan pun 24 jam untuk saling berbagi informasi demi menjaga kampung kita ini,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, warga juga mengapresiasi respons Polsek Belakang Padang dalam sejumlah persoalan pelayanan masyarakat. Salah satunya terkait pengaturan kendaraan di kawasan pelabuhan sehingga ambulans Puskesmas dapat segera masuk untuk menangani pasien.
Pertemuan yang dikemas dalam suasana santai tersebut kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah. Selain memperkenalkan diri sebagai Kapolsek Belakang Padang yang baru, Rio juga menyampaikan bahwa dirinya memiliki kedekatan dengan wilayah tersebut karena pernah bersekolah SD dan SMP di Belakang Padang.
Pertemuan itu dihadiri jajaran Polsek Belakang Padang, RT/RW, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda dari Kelurahan Tanjung Sari dan Sekanak Raya. (*)
Reporter : RY














