Batam-(NagoyaPos.Com) – Pemadaman listrik atau blackout yang melanda Kota Batam berdampak pada pengaturan lalu lintas, terutama di persimpangan yang mengandalkan lampu lalu lintas. Mengantisipasi kemacetan dan risiko kecelakaan, Satlantas Polresta Barelang menerjunkan personel untuk mengatur arus kendaraan di sejumlah titik rawan kepadatan.
Pengaturan lalu lintas dilakukan sejak pukul 06.30 WIB, Senin (12/10). Personel ditempatkan di sejumlah persimpangan strategis, di antaranya Simpang MC D, Martabak Har, Nagoya Thamrin, Baloi, Indomobil, Fly Over, Gelael, K Square, Panbil, Tobing, Sei Harapan, hingga Bundaran Madani.
Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Afiditya Arief Wibowo memimpin kegiatan pengaturan dan rekayasa arus lalu lintas tersebut.
Di lapangan, petugas mengatur pergerakan kendaraan secara langsung untuk mengurai antrean, terutama di persimpangan yang mengalami peningkatan volume kendaraan akibat tidak berfungsinya lampu lalu lintas selama pemadaman listrik.
Rekayasa arus dilakukan menyesuaikan kondisi di lapangan. Dalam situasi tertentu, petugas juga dapat menerapkan contraflow atau mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif apabila kondisi memungkinkan dan dinilai aman.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi penumpukan kendaraan sekaligus mencegah konflik antarpengendara di persimpangan yang tidak dilengkapi pengaturan lampu lalu lintas yang berfungsi.
Di tengah kondisi tersebut, pengendara diminta lebih waspada ketika melintasi persimpangan. Pengendara juga diimbau mengurangi kecepatan, mengikuti arahan petugas, serta tidak memaksakan diri menerobos arus kendaraan lain.
Satlantas Polresta Barelang mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan mengutamakan keselamatan selama berkendara. Pengguna jalan juga diminta menghindari manuver mendadak yang berpotensi memicu kecelakaan.
Jika membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan Polisi 110.
Kehadiran personel di sejumlah persimpangan diharapkan membantu menjaga kelancaran mobilitas warga Batam selama gangguan kelistrikan, sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas. (*)
Reporter : RY














