<
Batam  

GP Ansor Batam Apresiasi PLN dan Forkopimda Tangani Blackout, Minta Evaluasi Terbuka

Ketua PC GP Ansor Kota Batam, Muhammad Kamal Yusuf, mengapresiasi kerja petugas PLN dan kolaborasi Forkopimda dalam menangani dampak blackout yang melanda Batam, Bintan, dan Tanjungpinang. Ia berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat keandalan layanan listrik dan koordinasi lintas sektor.

Batam-(NagoyaPos.Com) – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Batam mengapresiasi kerja petugas PLN dalam memulihkan pasokan listrik setelah blackout yang melanda Batam, Bintan, hingga Tanjungpinang, Senin (12/10/2026). Organisasi kepemudaan ini juga menilai koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menangani dampak pemadaman terhadap masyarakat.

Ketua PC GP Ansor Kota Batam, Muhammad Kamal Yusuf, mengatakan pemadaman listrik massal tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga dan dunia usaha, tetapi juga berdampak pada layanan dasar, seperti pasokan air bersih, kelancaran lalu lintas, dan pelayanan publik.

“Kami turut prihatin atas peristiwa blackout yang mengganggu aktivitas masyarakat di Batam hingga Tanjungpinang dan Bintan. Kami memahami kondisi ini menimbulkan keluhan dan kritik. Namun, kami mengajak semua pihak memberikan kepercayaan kepada petugas PLN agar dapat fokus melakukan pemulihan,” ujar Kamal.

Menurutnya, pemulihan pasokan listrik menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Meski demikian, penjelasan mengenai penyebab gangguan juga perlu disampaikan secara terbuka agar publik memperoleh informasi yang jelas.

“Bagi masyarakat, kebutuhan paling mendesak adalah listrik kembali menyala. Penjelasan penyebab penting disampaikan secara terbuka, tetapi prioritas utama saat darurat adalah memastikan layanan kembali normal. Kami mengapresiasi petugas PLN yang terus bekerja secara bertahap meski dalam tekanan,” katanya.

Kamal juga menyoroti pentingnya kolaborasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh pemangku kepentingan dalam menangani dampak blackout. Menurutnya, respons aparat kepolisian dalam mengatur lalu lintas serta langkah pemerintah daerah dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih menunjukkan pentingnya koordinasi saat layanan dasar terganggu.

“Penanganan gangguan layanan dasar membutuhkan komunikasi yang baik, koordinasi cepat, dan kerja bersama antara PLN, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Ia berharap pemulihan layanan benar-benar tuntas di seluruh wilayah terdampak. Selain itu, kejadian tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan dan kesiapan menghadapi gangguan serupa.

Kamal menegaskan, kritik masyarakat merupakan bagian dari kepedulian terhadap pelayanan publik. Namun, dukungan kepada petugas di lapangan juga diperlukan agar proses penanganan berjalan optimal.

“Dalam situasi seperti ini kita perlu mengedepankan kepentingan masyarakat. Kritik adalah bagian dari kepedulian publik, sementara petugas di lapangan perlu dukungan agar bekerja optimal. Kolaborasi ini harus terus diperkuat demi keselamatan, kenyamanan, dan kepentingan masyarakat,” tutupnya.

GP Ansor Batam mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti informasi resmi dari pihak terkait, serta menjaga situasi tetap kondusif selama proses pemulihan layanan berlangsung. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *