Batam-(NagoyaPos.Com) – Akurasi informasi dan potensi konflik antara investor dengan masyarakat menjadi perhatian dalam audiensi Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Suhendri dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri di ruang kerja Kapolda Kepri, Senin (19/10).
Pertemuan tersebut membahas penguatan kemitraan kepolisian dan insan pers dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan informasi yang diterima publik tetap akurat dan bertanggung jawab.
Kapolda Kepri menekankan pentingnya peran media dalam menangkal berita bohong atau hoaks serta informasi provokatif yang berpotensi menimbulkan keresahan dan mengganggu stabilitas keamanan.
Selain persoalan informasi, Suhendri turut menyoroti keseimbangan antara kepentingan investasi dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang baik antara investor, masyarakat, dan pihak terkait diperlukan untuk mendeteksi potensi persoalan sejak dini agar tidak berkembang menjadi konflik.
Audiensi tersebut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr Anom Wibowo, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr Nona Pricillia Ohei, perwakilan Itwasda Polda Kepri, Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani, serta jajaran pengurus PWI Kepri.
Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani mengapresiasi pertemuan tersebut. Ia menegaskan, insan pers memiliki tanggung jawab menjaga kemerdekaan pers sekaligus menyajikan pemberitaan secara profesional dan berdasarkan fakta.
Ia juga menilai deteksi dini terhadap potensi konflik antara investor dan masyarakat penting dilakukan agar persoalan dapat diantisipasi melalui komunikasi dan penyelesaian yang tepat.
Sementara itu, Wakapolda Kepri mengharapkan dukungan PWI dalam mendorong penyebaran informasi yang positif, aktual, dan sesuai fakta, terutama di tengah derasnya arus informasi digital.
Polda Kepri, lanjutnya, terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan dari insan pers sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian dan memperkuat kepercayaan masyarakat.
Melalui penguatan kemitraan tersebut, Polda Kepri berharap media dan kepolisian dapat berkontribusi dalam menjaga kualitas informasi publik, mengantisipasi gangguan kamtibmas, serta memelihara stabilitas wilayah yang mendukung aktivitas masyarakat dan iklim investasi di Kepulauan Riau. (*)
Reporter : RY














