Melaka-(NagoyaPos.Com)-Dalam upaya mempererat kerja sama pariwisata antara Indonesia dan Malaysia, Pemerintah Daerah Khusus Jakarta bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Johor Bahru menyelenggarakan acara “Sales Mission Daerah Khusus Jakarta” di Melaka, Malaysia.
Acara ini menjadi wadah strategis bagi para pelaku industri pariwisata dari kedua negara untuk menjajaki potensi kerja sama dan pengembangan pasar. Turut hadir perwakilan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Indonesia Inbound Tour Operator Association (IINTOA), Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Chapter Jakarta, serta Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA).
Sales Mission yang dikemas dalam bentuk table top meeting ini mempertemukan 33 pelaku usaha pariwisata dari Melaka dan sekitarnya dengan 25 pelaku usaha dari Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan destinasi wisata unggulan Jakarta kepada pasar Malaysia, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan pada tanggal (21/08/2025)
Dalam sambutannya, Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, menekankan pentingnya nilai historis antara Jakarta dan Melaka.
“Kedua kota ini adalah saudara kembar yang lahir dari rahim Jalur Rempah Maritim yang sama. Kolaborasi pariwisata bukan hanya soal angka kunjungan, tetapi juga tentang memperkuat ikatan batin dan pemahaman antarwarga,” ujarnya.
Selain promosi pariwisata, kegiatan ini turut membuka ruang untuk pengembangan paket wisata sejarah dan budaya yang mengangkat narasi dua kota yang pernah menjadi pusat perdagangan dunia pada masanya.
Sales Mission ini juga dimeriahkan oleh penampilan budaya dari Sanggar Nusa Budaya yang membawakan Tari Bintang Jakarta, sebuah tarian yang memadukan gerak tari dan silat Betawi, menggambarkan semangat dan kekompakan remaja Jakarta. Hadir pula Abang dan None Jakarta 2024 sebagai ikon pariwisata ibu kota.
Dengan semangat kolaborasi dan saling dukung, Jakarta dan Melaka diharapkan mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan serta memperkuat solidaritas regional di kawasan Asia Tenggara.(Fjr)
Redaksi














