Harga Beras Premium di Batam Tetap Stabil Sesuai HET, Bulog Siap Tambah Pasokan Februari 2026

Harga Beras Premium di Batam Tetap Stabil Sesuai HET, Bulog Siap Tambah Pasokan Februari 2026
Bulog Batam tambah pasokan dari Kalimantan (ilustrasi)

Batam, Nagoyapos – Harga beras premium di Batam hingga saat ini masih stabil sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Perum Bulog Kantor Cabang Batam menegaskan belum ada pedagang yang menjual beras di atas HET, sekaligus memastikan pasokan akan terus ditambah untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.

Pimpinan Bulog Batam, Guido XL Pereira, menjelaskan bahwa HET beras premium di Batam sebesar Rp15.400 per kilogram, sementara untuk kemasan 5 kilogram, harga jual berada di kisaran Rp77 ribu, yang menjadi kemasan paling diminati masyarakat.

Example 300x600

“Kalau harga beras premium, sampai sekarang masih sesuai HET. Sudah maksimal HET, tidak ada yang di atas itu,” tegas Guido.

Menurutnya, pemantauan harga di lapangan dilakukan secara rutin bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

“Kalau ditemukan harga di atas HET, kami langsung foto dan laporkan ke Disperindag, mereka akan turun ke lokasi,” tambahnya.

Pasokan Tambahan dari Kalimantan

Selain itu, Bulog Batam memastikan pasokan tambahan beras dari luar daerah akan segera masuk. Untuk wilayah Kepri, 100 ton beras kemasan 5 kilogram dijadwalkan tiba di Batam pada 10 Februari 2026, dan jumlah yang sama juga masuk ke Karimun.

Tahap selanjutnya, pada sekitar 25 Februari 2026, akan didatangkan 600 ton beras ke Batam dan 200–250 ton ke Karimun, sebagian besar dalam kemasan 25 kilogram.

Guido menegaskan, Bulog selalu siap menjadi garda terdepan penyaluran beras untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, termasuk menyerap hasil panen petani jika harga gabah jatuh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

“Kalau harga dasar jatuh, kami pasti masuk untuk menyerap. Prinsipnya, Bulog selalu siap kapan saja, tidak hanya di Batam, tapi di seluruh Indonesia,” ujar Guido.

Meski penyerapan hasil panen di Kepri masih relatif terbatas karena minimnya produksi lokal, Bulog Batam tetap berkomitmen memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat, sehingga konsumen tidak perlu khawatir harga melonjak.

Dengan tambahan pasokan dan pengawasan ketat, masyarakat Batam dapat tetap menikmati beras premium berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung stabilitas pangan di Kepri. (r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *