Batam-(NagoyaPos.Com) – Polsek Nongsa bersama masyarakat menggelar Shalat Sunnah Istisqa di Pondok Pesantren Mambaul Hidayah, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Rabu (1/4), sebagai ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan di tengah kondisi cuaca panas dan berkurangnya ketersediaan air bersih.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB ini berlangsung khusyuk dan diikuti oleh unsur Forkopimcam, tokoh agama, pelajar, serta personel Polsek Nongsa. Sekitar 100 siswa-siswi turut ambil bagian dalam pelaksanaan salat berjamaah di lapangan ponpes.
Shalat Istisqa dipimpin oleh Ustadz Nurrohman yang juga bertindak sebagai imam dan khatib. Dalam tausiahnya, ia mengingatkan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperbanyak istighfar, sedekah, dan menunaikan zakat sebagai bagian dari ikhtiar spiritual memohon rahmat Allah SWT.
Kapolsek Nongsa Kompol Eriman turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Wakapolsek Nongsa AKP Goenawan Husein, Sekcam Nongsa Safaat, jajaran pejabat utama Polsek Nongsa, serta tokoh agama dan pengurus Yayasan Mambaul Hidayah.
Kapolsek Nongsa Kompol Eriman mengatakan, kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk doa bersama, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menghadapi kondisi kekeringan,” ujarnya.
Selain sebagai ikhtiar spiritual, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan serta menggunakan air secara bijaksana.
Sebelum pelaksanaan, Polsek Nongsa melalui Unit IK telah melakukan koordinasi dengan tokoh agama setempat, termasuk Sekretaris DMI Kecamatan Nongsa, guna memastikan kegiatan berjalan lancar.
Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup oleh personel Polsek Nongsa. Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 08.35 WIB, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan serta kekuatan spiritual masyarakat dalam menghadapi tantangan alam, khususnya kekeringan yang berdampak pada kehidupan sehari-hari warga Batam. (*)
Reporter : RY














