Batam, Nagoyapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Kamis, 28 Mei 2026, didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan. Sejumlah wilayah juga berpotensi diguyur hujan disertai petir, terutama pada siang hingga sore hari.
Kondisi atmosfer yang masih lembap serta meningkatnya pertumbuhan awan hujan di wilayah Kepulauan Riau menyebabkan potensi hujan terjadi cukup merata di sejumlah kabupaten dan kota.
BMKG mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Imbauan ini terutama ditujukan bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dan pengguna transportasi laut.
Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 28 Mei 2026
Kota Batam diprakirakan mengalami kondisi berawan sejak pagi hari. Namun, hujan ringan hingga hujan petir berpotensi terjadi pada siang atau sore hari.
Kota Tanjungpinang diprediksi mengalami hujan disertai petir pada siang hingga sore hari dengan suhu udara berkisar antara 25 hingga 30 derajat Celsius.
Kabupaten Bintan diprakirakan diguyur hujan ringan yang berpotensi terjadi mulai pagi hingga malam hari.
Kabupaten Karimun diprediksi mengalami cuaca berawan dengan peluang hujan ringan pada siang hingga malam hari.
Kabupaten Lingga berpotensi mengalami hujan ringan yang dapat disertai petir pada siang hari.
Kabupaten Natuna diprakirakan mengalami hujan ringan di sejumlah wilayah dengan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi.
Sementara itu, Kabupaten Kepulauan Anambas juga diprediksi mengalami hujan ringan hingga sedang pada siang dan malam hari.
BMKG kembali mengingatkan masyarakat untuk rutin memantau perkembangan informasi cuaca terbaru karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu dan memicu cuaca ekstrem di beberapa wilayah.
Bagi nelayan, operator kapal, maupun masyarakat yang melakukan perjalanan laut antarwilayah di Kepri, kewaspadaan terhadap gelombang dan perubahan cuaca mendadak juga perlu ditingkatkan demi keselamatan perjalanan.
Editor: Risman



















