Batam-(NagoyaPos.Com) – Polda Kepulauan Riau bersama Polresta Barelang menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) dan Tactical Floor Game (TFG) Operasi Patuh Seligi 2026 di Ruang Rupatama Wicaksana Laghawa Mapolresta Barelang, Jumat (5/6).
Kegiatan yang diikuti 91 peserta tersebut bertujuan meningkatkan kesiapan personel, menyamakan persepsi, serta memantapkan pola bertindak seluruh satuan tugas yang akan terlibat dalam Operasi Patuh Seligi 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Karo Ops Polda Kepri Kombes Pol Taswin, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei, Wadir Lantas Polda Kepri AKBP Gathut Bowo S., serta para peserta dari jajaran Polda Kepri dan Polresta Barelang.
Karo Ops Polda Kepri Kombes Pol Taswin mengatakan Latpraops merupakan langkah awal untuk memastikan pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026 berjalan optimal, terukur, dan sesuai sasaran.
Menurutnya, seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing agar operasi dapat dilaksanakan secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab.
“Polresta Barelang sebagai salah satu wilayah strategis di Provinsi Kepulauan Riau diharapkan mampu menjadi contoh dalam pelaksanaan operasi yang efektif serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para instruktur memberikan pembekalan terkait fungsi preemtif, preventif, penegakan hukum, hingga dukungan operasional. Materi yang disampaikan meliputi peningkatan kemampuan personel, mekanisme pelaporan, optimalisasi pemanfaatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), evaluasi data kecelakaan lalu lintas, serta strategi mendukung keberhasilan operasi.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Usai Latpraops, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) yang bertujuan menguji kesiapan operasional seluruh satuan tugas melalui simulasi berbagai situasi yang berpotensi terjadi selama operasi berlangsung.
Melalui simulasi tersebut, peserta dapat memperkuat koordinasi antar fungsi, memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung, serta menyamakan pola bertindak dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan.
Wadir Lantas Polda Kepri AKBP Gathut Bowo mengatakan TFG menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh personel memahami peran dan tanggung jawab masing-masing sebelum operasi dilaksanakan.
“Melalui kegiatan ini, seluruh satuan tugas dapat memahami perannya sehingga pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026 dapat berjalan secara terkoordinasi, profesional, dan sesuai tujuan yang telah ditetapkan,” katanya.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui rangkaian Latpraops dan TFG ini, Polda Kepri dan Polresta Barelang berkomitmen mempersiapkan Operasi Patuh Seligi 2026 secara maksimal guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas serta memanfaatkan layanan Polisi 110 yang dapat diakses selama 24 jam untuk pelaporan maupun pengaduan kepada kepolisian. (*)
Reporter : RY













