Batam-(NagoyaPos.Com) – Sebanyak 6 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ludes terjual dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Polsek Sekupang bersama Perum Bulog Kota Batam di Kelurahan Tiban Lama, Kecamatan Sekupang, Selasa (1/9/2026).
Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Sebanyak 1.200 karung beras SPHP kemasan 5 kilogram yang disediakan dalam kegiatan tersebut habis terjual hingga sekitar pukul 15.00 WIB.
Dalam GPM tersebut, masyarakat dapat membeli beras SPHP dengan harga Rp56.500 per karung. Harga itu lebih rendah dibandingkan harga di pasaran yang mencapai sekitar Rp70 ribu per karung.
Kegiatan tersebut berada di bawah penanggung jawab Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait, S.H., M.H. Pelaksanaannya turut melibatkan Ps. Kanit Binmas Aiptu Luqman, jajaran Bhabinkamtibmas dan personel Intelkam Polsek Sekupang.
Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi kepolisian bersama Bulog dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk sinergitas Polsek Sekupang dengan Bulog untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam pengendalian inflasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, personel Polsek Sekupang turut melakukan pemantauan dan membantu proses pelayanan agar kegiatan berjalan tertib, aman dan lancar.
Kegiatan serupa sebelumnya juga digelar pada Jumat (28/8/2026), dengan menyediakan 1.000 karung atau 5 ton beras SPHP.
Dengan demikian, sejak pelaksanaan GPM pada 28 Agustus hingga 1 September 2026, total 2.200 karung atau 11 ton beras SPHP telah terjual kepada masyarakat.
Hasil penjualan selanjutnya diserahkan kepada pihak Bulog. Kegiatan berakhir sekitar pukul 15.00 WIB dan berlangsung aman, tertib serta kondusif.
Polsek Sekupang menyatakan akan terus mendukung kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kecamatan Sekupang. (*)
Reporter : RY














