<
Batam  

Polresta Barelang Juara Lomba Ketahanan Pangan, Kelola Lahan 26,61 Hektare

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono menerima piagam penghargaan Juara Lomba Ketahanan Pangan kategori luas lahan yang telah ditanam pada Rakernis Biro SDM Polda Kepri 2026 di Hotel AP Premier, Batam, Rabu (2/9). Polresta Barelang mencatat luas lahan yang telah ditanam mencapai 26,61 hektare.

Batam-(NagoyaPos.Com) – Polresta Barelang meraih prestasi dalam Lomba Ketahanan Pangan yang digelar Biro SDM Polda Kepulauan Riau. Polresta Barelang menjadi juara kategori luas lahan yang telah ditanam dengan total lahan mencapai 26,61 hektare.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Biro SDM Polda Kepri Tahun Anggaran 2026 di Hotel AP Premier, Kelurahan Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Batam, Rabu (2/9).

Piagam penghargaan diserahkan kepada jajaran Polresta Barelang sebagai bentuk apresiasi atas capaian dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan yang telah ditanami.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono turut menghadiri pembukaan Rakernis tersebut bersama Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo, Irwasda Polda Kepri Kombes Pol Tato Pamungkas Suyono, Karo SDM Polda Kepri Kombes Pol Dr Yimmy Kurniawan, serta sejumlah pejabat utama Polda Kepri.

Rakernis Biro SDM Polda Kepri 2026 mengusung tema “SDM Polda Kepri yang Unggul untuk Polri yang Presisi dalam Mendukung RKP 2026.” Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi, koordinasi dan penyamaan persepsi dalam pelaksanaan tugas fungsi SDM di lingkungan Polda Kepri dan jajaran.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian. Menurutnya, perkembangan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), tidak menghilangkan peran penting manusia dalam organisasi.

Ia menegaskan, sehebat apa pun teknologi yang digunakan, Polri tetap membutuhkan personel yang memiliki kemampuan, kompetensi dan karakter yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Kapolda juga meminta jajaran fungsi SDM memperhatikan penempatan dan pengaturan personel agar setiap anggota dapat menjalankan tugas secara optimal. Selain itu, fungsi SDM diminta ikut memahami persoalan personel secara menyeluruh, termasuk melakukan evaluasi terhadap anggota yang berulang kali melakukan pelanggaran.

“Apabila terdapat anggota yang sudah pernah tertangkap, kemudian hasil urine positif, namun masih mengulangi perbuatannya hingga berujung pada Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), maka hal tersebut harus menjadi perhatian dan bahan evaluasi bagi fungsi SDM,” tegasnya.

Usai pembukaan, Rakernis dilanjutkan dengan penyampaian arahan dan kebijakan bidang SDM, paparan materi, diskusi dan evaluasi, hingga penyampaian penekanan kepada peserta.

Melalui kegiatan tersebut, jajaran fungsi SDM diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan personel sekaligus memperkuat profesionalisme dan kompetensi anggota dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri yang Presisi. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *