Solok, Nagoyapos.com – Banjir bandang atau galodo menerjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (21/9/2026) malam. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah kendaraan terseret arus deras, termasuk dua mobil yang dilaporkan terdampak banjir.
Kabar mengejutkan datang dari laporan warga kepada Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy. Dalam laporan tersebut, satu mobil Toyota Avanza disebut hanyut terbawa derasnya air bah. Sopir mobil dilaporkan berhasil menyelamatkan diri, sementara seorang anak dan ayahnya diduga masih berada di dalam kendaraan ketika terseret banjir.
Informasi tersebut disampaikan warga kepada Vasko melalui sambungan telepon. Momen komunikasi itu kemudian dibagikan Vasko melalui akun Instagram @Vasco_ruseimy.
“Korban jiwa sedang kita cari. Ada satu mobil Avanza. Sopirnya selamat. Tetapi anak sama bapaknya katanya terjebak dalam mobil itu dan mobil ini sedang kita cari,” kata warga tersebut, dikutip Selasa (22/9/2026).
Vasko kemudian menanyakan lokasi kejadian kepada warga yang memberikan laporan.
Warga menjelaskan, mobil Avanza tersebut awalnya sedang melintas ketika tiba-tiba diterjang air bah. Pengemudi sempat keluar dari kendaraan untuk mencari pertolongan.
Namun, situasi berubah setelah gelombang air kedua datang dengan deras.
“Ternyata datang gelombang kedua air, dan mobil itu tak selamat,” ungkap warga tersebut.
Selain Toyota Avanza, warga juga melaporkan adanya sebuah mobil boks yang ikut terseret arus banjir. Beruntung, pengemudi beserta kendaraan tersebut masih berhasil diselamatkan.
Kondisi Warga Belum Bisa Dipastikan
Dalam percakapan tersebut, Vasko juga menanyakan kondisi rumah-rumah warga yang berada di sekitar lokasi banjir.
Namun, warga belum dapat memberikan informasi secara menyeluruh. Kondisi di lokasi masih gelap karena kejadian berlangsung pada malam hari. Selain itu, arus air masih deras sehingga menyulitkan warga maupun petugas melakukan pendataan.
Tim gabungan kemudian bergerak melakukan penanganan dan pencarian terhadap kemungkinan korban yang terdampak banjir bandang.
Jalan Padang-Solok Ditutup
Banjir bandang juga menyebabkan akses utama Padang-Solok tidak dapat dilalui kendaraan. Ruas jalan tersebut terdampak banjir di sekitar kawasan Kantor Bupati Solok, Nagari Batang Barus, Kabupaten Solok.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombes Reza Chairul Akbar Sidiq membenarkan bahwa akses jalan Padang-Solok tidak dapat dilewati akibat bencana tersebut.
“Benar (jalan Padang-Solok tidak bisa dilewati),” kata Chairul, Senin (21/9/2026) malam.
Akses dari Padang menuju Solok maupun arah sebaliknya ditutup sejak sekitar pukul 20.45 WIB.
Banjir bandang dilaporkan terjadi sejak malam hari. Petugas kepolisian bersama tim SAR telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan, pengamanan kawasan, serta membantu proses pencarian dan evakuasi.
Hingga Selasa (22/9/2026), proses penanganan di lokasi masih berlangsung. Informasi mengenai jumlah korban maupun kondisi warga yang terdampak masih dalam pendataan petugas.
RM














