<
Batam  

Minggu Kasih di Gereja Santo Petrus, Wakapolda Kepri Ajak Umat Katolik Perangi Narkoba

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo menyampaikan pesan kamtibmas dan mengajak umat Katolik menjadi pelopor gerakan antinarkoba saat kegiatan Minggu Kasih di Gereja Santo Petrus, Lubuk Baja, Batam, Minggu (8/11).

Batam-(NagoyaPos.Com) – Wakapolda Kepulauan Riau (Kepri) Brigjen Pol Anom Wibowo mengajak umat Katolik menjadi pelopor pemberantasan narkoba dengan memulai pencegahan dari lingkungan keluarga. Peran masyarakat dinilai penting untuk membendung penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Kepri.

Ajakan tersebut disampaikan Anom saat menghadiri kegiatan Minggu Kasih di Gereja Katolik Paroki Santo Petrus, Lubuk Baja, Batam, Minggu (8/11).

Di hadapan jemaat, Anom mengingatkan bahwa posisi geografis Kepri yang berada di jalur strategis Selat Malaka serta memiliki wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan masuknya narkotika.

Terlebih, Kepri berhadapan dengan jalur peredaran narkoba internasional, termasuk dari kawasan Golden Triangle. Karena itu, upaya pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Ia mengajak umat menjaga anggota keluarga, terutama generasi muda, agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Masyarakat juga diharapkan berani mengambil peran sebagai pelopor gerakan antinarkoba di lingkungan masing-masing.

Anom menegaskan, komitmen pemberantasan narkoba juga berlaku di lingkungan internal kepolisian. Personel Polri yang terbukti terlibat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum.

Selain persoalan narkoba, Wakapolda turut menyinggung kesempatan generasi muda untuk bergabung menjadi anggota Polri. Menurutnya, kebutuhan personel kepolisian, khususnya di wilayah Polda Kepri, masih cukup besar.

Karena itu, orang tua diminta mendukung anak-anak yang memiliki cita-cita menjadi anggota Polri dengan mempersiapkan kesehatan, kondisi psikologis, dan kemampuan akademik sejak dini.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr Nona Pricillia Ohei menjelaskan, kegiatan Minggu Kasih merupakan implementasi Quick Wins Kapolri Nomor 1 tentang Ruang Publik Aman melalui pendekatan Kumpul Bersama Masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat untuk menyerap aspirasi, mendengarkan persoalan yang berkembang, sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Nona juga mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Jika menemukan gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan Polisi 110 yang tersedia gratis selama 24 jam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Kepri, personel kepolisian, Romo, Suster, Dewan Paroki, serta umat Gereja Katolik Santo Petrus.

Melalui kegiatan ini, Polda Kepri berharap kedekatan dan komunikasi dengan masyarakat lintas agama semakin kuat. Sebab, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *