Batam (Nagoyapos.com) PT PLN Batam Menyampaikan listrik mati di Batam dan Bintan akibat gangguan sistem pembangkit listrik banyak yang keluar sistem karena beban watt yang dikeluarkan saat malam pergantian tahun sangat tinggi.
Serektaris PT PLN Batam, Hamidi Hamid menyampaikan dengan meningkatnya jumlah pemakaan watt itu pembangkit membutuhkan waktu untuk pulih kembali.
“Ada ganguan sistem di PLTU Tanjung Kasam unit 1 dan 2, lalu PLTGU Tanjung uncang,” saat ditemui di wawancara senin (2/01/2023)
Memang diakuinya pada malam pergantian tahun itu, setidak adanya 350 mw lebih listrik yang hilang dari daya yang dimiliki hanya 400 mw. Sumbernya penyakit masih dicari. Pihak PLN pun membantah, adanya pembangkit listrik yang lepas dari pengawasan pemeliharaan.
“Malam itu, penggunaan listrik sangat besar sehingga pembangkit tidak kuat, ujarnya
Menurutnya, ini bukan yang pertama kejadian seperti ini (black out) pernah terjadi sebelumnya ditahun yang sama 2022. Namun tak separah kali ini, penyebabnya masih sama karena ada ganguan pada pembangkit listrik unit satu di Tanjung Kasam.
Meski begitu, perbaikan terus dilakukan secara bertahap oleh PLN terus mengupayakan agar suplai listrik ke pelanggan tetep aman, walaupun ada pemadaman bergilir.
Pemadaman bergilir dilakukan untuk memantau kekuatan pembangkit listrik yang sudah diperbaiki. Jika pun ada beberapa wilayah yang tidak mati, itu hanya soal prioritas wilayah yang diutamakan.
“Satu unit pembangkit di Tanjung Kasam sudah masuk sistem. Sisanya malam ini. Secara bertahap semua sudah masuk sistem. Kapasitas pembangkit kita sudah ada di atas puncak,” kata dia.
PLN Batam menjamin, mulai Selasa 3 Januari 2023 tak ada lagi pemadaman listrik. Pihaknya juga telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menambah daya dan melakukan pemeliharaan Pembangkit.
“Kita terus melakukan pengecekan untuk mengantisipasi agar hal ini tak timbul lagi,” kata dia.
Terkait kerugian yang dialami masyarakat, pihak PLN akan menyusun tingkat mutu pelayanan untuk menghitung kompensasi yang ada diberikan.
“Kita akan hitung dulu, nanti ada pemotongan bulanan,” katanya.
Penulis : Fjr


















