Kabar Gembira! Siswa Tak Tertampung di Sekolah Negeri Batam Bisa Dapat Beasiswa SPP hingga Rp400 Ribu per Bulan! Cek Syaratnya!

Kabar Gembira! Siswa Tak Tertampung di Sekolah Negeri Batam Bisa Dapat Beasiswa SPP hingga Rp400 Ribu per Bulan! Cek Syaratnya!
Pemko Batam memberikan bantuan beasiswa pendidikan bagi siswa dari keluarga tidak mampu untuk sekolah di swasta (ist)

Batam, Nagoyapos.com – Ada kabar baik bagi orang tua siswa yang anaknya tak lolos masuk sekolah negeri di Batam! Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mulai membuka penjaringan beasiswa bantuan biaya SPP bagi siswa SD dan SMP yang terpaksa melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta. Nominalnya? Hingga Rp400 ribu per bulan!

Kepala Disdik Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, menyampaikan bahwa saat ini proses pendataan siswa penerima bantuan tengah berlangsung dan dilakukan oleh masing-masing sekolah swasta.

Example 300x600

“Sedang proses pendataan,” ujar Tri, Kamis (17/7/2025).

Namun, bantuan ini tidak otomatis diberikan ke semua siswa sekolah swasta. Hanya mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu dan sebelumnya telah ikut seleksi masuk sekolah negeri tetapi tidak tertampung, yang berhak mendapatkan beasiswa.

“Masuk sekolah swasta, dan berasal dari keluarga tidak mampu. Itu syaratnya,” tegas Tri.

Syarat Beasiswa

Tahun ini, Pemko Batam memakai sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN) sebagai acuan menggantikan DTKS. Sistem ini membagi masyarakat dalam lima desil berdasarkan kondisi sosial ekonomi.

Tapi, menurut Tri, kebijakan dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam menyatakan bahwa semua keluarga yang terdaftar di DT-SEN tetap dianggap layak menerima bantuan, tanpa melihat desil-nya.

“Selama dia masuk di dalam sistem DT-SEN atau DTKS, maka dia bisa diajukan sebagai penerima bantuan,” katanya.

Persyaratan lainnya: siswa wajib memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) Kota Batam. Sekolah yang bertugas mengajukan nama siswa dan mengunggah bukti dokumen ke sistem Disdik, seperti data DT-SEN, KK, dan KTP orang tua.

Bantuan diberikan dalam bentuk subsidi langsung ke sekolah, bukan ke tangan orang tua. Untuk siswa SD bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan, dan siswa SMP Rp400 ribu per bulan.

“Selama status sosial ekonominya belum berubah, bantuannya terus berjalan. Tapi kalau nanti datanya menunjukkan keluarga itu sudah tidak masuk kategori miskin, bantuannya otomatis dihentikan,” jelas Tri.

Jadi, jangan sampai ketinggalan! Segera pastikan data anak Anda tercatat dan lengkap. Bantuan ini bisa jadi penyelamat biaya pendidikan keluarga Anda! (cr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *