Bongkar! Pagar Beton di Gurindam 12 Kepri Dihancurkan, Gubernur Ungkap Kesalahan Fatal Kontraktor!

Bongkar! Pagar Beton di Gurindam 12 Kepri Dihancurkan, Gubernur Ungkap Kesalahan Fatal Kontraktor!
Dianggap menutup pandangan ke laut, pagar pembatas di Gurindam 12 Tanjungpinang dirobohkan (ist)

Tanjungpinang, Nagoyapos.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) akhirnya membongkar pagar beton di kawasan ikonik Gurindam 12, Kota Tanjungpinang. Langkah ini diambil setelah pagar tersebut menuai protes karena dianggap merusak keindahan panorama laut dan terlalu tinggi dari ketentuan desain awal.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, buka suara soal kontroversi tersebut. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa pagar itu dibangun akibat kesalahan fatal pembacaan gambar desain oleh kontraktor proyek.

Example 300x600

“Kontraktornya salah baca gambar. Harusnya hanya 40 cm, tapi dibuat 1 meter,” ungkap Ansar dengan tegas.

Menurut Ansar, pagar yang telah dipotong ini sebenarnya hanya berfungsi sebagai pembatas ringan agar pengunjung tidak terjatuh ke laut, bukan sebagai tembok penghalang permanen.

“Sekarang sudah dipotong, pemandangan laut tidak terganggu lagi,” tambahnya.

Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari, menegaskan bahwa struktur itu bukan pagar permanen, melainkan pembatas antara jogging track dan podium sunset.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan jogging track sepanjang 300 meter akan dilaksanakan bertahap di tahun 2025, dengan anggaran sekitar Rp4,2 miliar.

“Pembatas beton hanya dibangun di titik-titik tertentu untuk keamanan, bukan sepanjang lintasan. Nantinya akan disediakan tangga penghubung ke area podium sunset di sepanjang pesisir,” jelas Rodi.

Aksi cepat Pemprov Kepri ini mendapat perhatian luas publik, terutama warga Tanjungpinang yang menilai langkah tersebut sebagai respons positif terhadap suara masyarakat. (cr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *