<

Kemenag Tanjungpinang Bentuk Forum Lintas Ormas Islam, Perkuat Kolaborasi Keumatan

Suasana Breakfast Meeting yang digelar Kemenag Kota Tanjungpinang bersama puluhan organisasi Islam di Masjid Agung Al-Hikmah. Forum ini menjadi wadah konsolidasi program dan penguatan kolaborasi antarormas dalam mendukung pembangunan umat dan daerah.

Batam-(NagoyaPos.Com) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang memperkuat sinergi dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melalui kegiatan Breakfast Meeting dan Rapat Koordinasi yang digelar di Masjid Agung Al-Hikmah, Rabu (24/6).

Kegiatan yang dihadiri puluhan organisasi Islam tersebut menghasilkan kesepakatan penting berupa pembentukan Forum Koordinasi Lintas Ormas Kota Tanjungpinang sebagai wadah komunikasi, sinergi program, dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan bidang keagamaan dan kemasyarakatan.

Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang, Erizal, mengatakan forum tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat koordinasi antarormas dalam menjawab berbagai persoalan keumatan dan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

“Sinergi yang kuat antara pemerintah dan ormas Islam merupakan modal besar untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang semakin baik sekaligus menjawab berbagai tantangan sosial dan keumatan di Kota Tanjungpinang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Erizal juga menekankan pentingnya tertib administrasi dan digitalisasi data organisasi Islam guna memperkuat tata kelola kelembagaan.

Ia meminta organisasi yang belum melengkapi dokumen kepengurusan maupun data kelembagaan agar segera melakukan pembaruan dan menyerahkannya kepada Kemenag.

Selain itu, Kemenag akan melakukan pemetaan organisasi berdasarkan bidang tugas dan fungsi masing-masing agar program pembinaan dapat berjalan lebih efektif.

Menurut Erizal, organisasi seperti MUI, NU, Muhammadiyah dan lembaga terkait akan difokuskan pada penguatan moderasi beragama, kerukunan umat, dan penyelesaian persoalan keumatan.

Sementara organisasi yang bergerak di bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda, seperti FKPQ, IGRA, FKDT dan KKDT, diharapkan berperan aktif dalam mendukung program Kota Layak Anak dan pembentukan karakter generasi muda.

Pada sektor pengelolaan masjid dan dakwah, Kemenag mendorong kolaborasi antara Dewan Masjid Indonesia (DMI), Badan Kesejahteraan Masjid (BKM), BKMT dan organisasi dakwah lainnya untuk mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Kemenag juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi umat melalui sinergi lembaga zakat, infak, sedekah, dan wakaf, serta mendorong pembentukan dan penguatan Badan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga.

Dalam rapat tersebut, pembinaan mualaf dan kontribusi pemikiran dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) terhadap berbagai persoalan sosial, seperti judi online, kenakalan remaja, hingga kemiskinan, turut menjadi pembahasan.

Pada kesempatan yang sama, Kemenag Kota Tanjungpinang juga mengajak seluruh ormas Islam untuk menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang akan berlangsung pada 4 hingga 9 Juli 2026 di Tanjungpinang.

Selain itu, menjelang 10 Muharam 1448 Hijriah, Kemenag akan menggelar Safari Magrib yang disejalankan dengan Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas di Masjid Al Jannatul A’laa, Dompak, sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Melalui forum yang baru dibentuk tersebut, Kemenag berharap kolaborasi antara pemerintah dan ormas Islam semakin kuat dalam mewujudkan kehidupan umat yang rukun, mandiri, sejahtera, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah. (*)

 

 

Reporter : RY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *