PT Capella Dinamik Nusantra : Dealer motor Honda Kepri Dukung UKK SMKN 3 Batam, Siapkan Lulusan Siap Kerja di Industri Otomotif

Batam-(NagoyaPos.Com)- Komitmen terhadap pengembangan pendidikan vokasi terus ditunjukkan PT Capella Dinamik Nusantara, Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Kepulauan Riau. Kali ini, Capella Honda Kepri terlibat aktif dalam mendampingi pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMKN 3 Batam Jumat (14/8/2025)

Sebanyak 27 siswa kelas XII dari jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor mengikuti UKK selama empat hari. Ujian ini mencakup kompetensi seperti penggunaan alat ukur, perawatan berkala sistem mesin, kelistrikan, bahan bakar, hingga penanganan troubleshooting sepeda motor Honda.

Example 300x600

UKK ini tidak hanya mengukur pemahaman teori, tetapi juga keterampilan praktik yang sangat dibutuhkan di dunia industri. Menariknya, seluruh proses ujian didampingi langsung oleh instruktur teknisi dari Capella Honda, yang memastikan standar penilaian sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di jaringan bengkel resmi Honda (AHASS).

“Kami percaya bahwa penguasaan keterampilan teknis yang relevan adalah kunci sukses lulusan SMK. Melalui pendampingan UKK ini, kami ingin membekali siswa dengan pengalaman langsung dan budaya kerja profesional,” ungkap Johandi, Technical Service Manager PT Capella Dinamik Nusantara – Kepri.

Pihak sekolah turut memberikan apresiasi atas dukungan industri ini. Kepala SMKN 3 Batam, Agus Sahrir, M.Pd, menyatakan bahwa sinergi ini tidak hanya meningkatkan kompetensi siswa, tetapi juga kapasitas guru yang kini telah tersertifikasi untuk menyelenggarakan ujian kompetensi mandiri sesuai standar Astra Honda Motor (AHM).

Selain sebagai bentuk evaluasi akhir siswa, UKK ini juga menjadi ajang interaktif yang membuka ruang diskusi antara siswa dan praktisi industri. Hal ini memberikan wawasan tambahan yang tidak ditemukan dalam pembelajaran di kelas.

Program pendampingan UKK ini merupakan bagian dari semangat Sinergi Bagi Negeri yang diusung Honda. Melalui kolaborasi berkelanjutan antara industri dan sekolah vokasi, diharapkan akan tercipta lulusan SMK yang benar-benar siap memasuki dunia kerja maupun membangun usaha mandiri di sektor otomotif.tutupnya.(Fjr)

 

 

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *