Jakarta-(NagoyaPos.Com)-Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, dalam upaya percepatan pembangunan nasional menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
Dalam pernyataan resminya yang ditandatangani oleh Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, dan Sekretaris Jenderal, Makali Kumar, SMSI menyampaikan lima poin sikap terhadap situasi nasional saat ini.
Pertama, SMSI mengapresiasi peran TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika politik dan sosial yang berkembang belakangan ini. Upaya aparat dalam menjaga kondusivitas dinilai berhasil mencegah munculnya masalah baru yang dapat mengganggu kedaulatan negara.
Kedua, SMSI mengingatkan seluruh pengurus dan anggota bahwa pers merupakan pilar keempat demokrasi. Oleh karena itu, media diimbau untuk terus meningkatkan keberlangsungan usaha pers dan mengoptimalkan fungsi edukatif demi menjaga tegaknya demokrasi di Indonesia pada tanggal(08/09/2025)
Ketiga, SMSI menyerukan kepada anggotanya dan masyarakat luas untuk bersama-sama mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset dan Pemiskinan Koruptor sebagai langkah nyata dalam pemberantasan korupsi.
Keempat, SMSI menyatakan dukungan terhadap pasangan Prabowo-Gibran dalam melaksanakan masa bhakti pemerintahan hingga 2029 demi akselerasi pembangunan nasional menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.
Kelima, untuk memenuhi rasa keadilan dan keterwakilan daerah, SMSI mengusulkan agar Presiden bersama DPR/MPR, atau melalui kewenangan Presiden dengan menerbitkan Perppu, menambah jumlah Wakil Presiden menjadi tiga orang, masing-masing mewakili wilayah Indonesia Barat, Tengah, dan Timur. Ketiga Wapres ini diusulkan memiliki peran khusus dalam pengawasan pembangunan di wilayahnya.
Ketua Umum SMSI, Firdaus, menyatakan bahwa pandangan ini merupakan bentuk tanggung jawab organisasi terhadap keberlangsungan bangsa dan negara.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan dan bimbingan kepada kita semua dalam menjaga persatuan dan kejayaan Indonesia,” tutup Firdaus.(Fjr)
Redaksi














