Batam, Nagoyapos – Suasana duka menyelimuti warga Sungai Beduk, Batam, setelah seorang pria paruh baya bernama Zardianto (61) yang dilaporkan hilang saat memancing di Danau Piayu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan ini terjadi pada Ahad (28/9/2025) dini hari setelah tim SAR melakukan pencarian intensif.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, mengonfirmasi bahwa korban berhasil ditemukan sekitar pukul 00.11 WIB di koordinat 1°02’56.7″N – 104°03’31.4″E, atau sekitar satu kilometer dari lokasi awal dugaan hilangnya korban.
“Jenazah korban langsung dievakuasi pada pukul 00.20 WIB dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk proses lebih lanjut,” ujar Fazzli dalam keterangannya.
Kronologi Hilangnya Korban
Kejadian bermula saat Zardianto berpamitan kepada keluarganya pada Sabtu (27/9/2025) pagi sekitar pukul 09.00 WIB untuk memancing di Danau Piayu. Namun, hingga malam hari ia tak kunjung pulang.
Khawatir dengan kondisi tersebut, keluarga melapor ke pihak berwenang. Laporan diterima oleh Kantor SAR Tanjungpinang pada pukul 21.03 WIB dari dr. Lia, keponakan korban.
Menindaklanjuti laporan, lima personel Pos SAR Batam segera bergerak ke lokasi pada pukul 21.15 WIB. Setibanya di sana, tim langsung berkoordinasi dengan Polair Polda Kepri serta masyarakat setempat untuk memulai operasi pencarian.
“Pencarian dilakukan dengan menyisir tepian dan permukaan danau di sekitar area tempat barang-barang korban ditemukan,” jelas Fazzli.
Operasi SAR Ditutup
Setelah korban ditemukan, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 00.25 WIB. Fazzli menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pencarian, termasuk masyarakat setempat.
“Terima kasih kepada seluruh unsur yang telah membantu, mulai dari aparat hingga warga sekitar, sehingga operasi berjalan lancar,” tutupnya.
Peristiwa tragis ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melakukan aktivitas memancing atau kegiatan lain di perairan terbuka. (cr)














