NagoyaPos.Com-Badan Pengusahaan (BP) Batam menjalin kerja sama strategis dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk memperkuat tata kelola layanan perizinan. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan di Radisson Hotel Batam, Jumat (31/10/2025).
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan inovasi baru serta mempercepat transformasi Batam menuju kawasan investasi yang modern dan berkelanjutan,Sabtu (01/11/2025)
“Kami berharap IPB dapat membantu BP Batam dalam memaksimalkan tata kelola perizinan. Kami ingin ada rencana aksi yang sejalan dengan spirit pembangunan berkelanjutan,” ujar Amsakar.
Ia menjelaskan, optimalisasi layanan perizinan menjadi prioritas BP Batam agar dapat memberikan kenyamanan dan kepastian hukum bagi para investor. Menurutnya, perkembangan pesat yang terjadi di Batam perlu diimbangi dengan peningkatan mutu pelayanan publik.
“Kemajuan Batam saat ini sangat luar biasa. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk peningkatan kualitas layanan, sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor IPB, Arif Satria, mengungkapkan kebanggaan pihaknya dapat berkolaborasi dengan BP Batam. Ia menilai, penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas sumber daya manusia akan mendorong kemajuan industri di Kepulauan Riau.
“Kami bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan Batam. Industrialisasi yang masif telah menjadikan Batam kawasan strategis dengan daya saing tinggi,” jelas Arif.
Melalui kerja sama ini, BP Batam dan IPB berkomitmen menghadirkan terobosan inovatif dalam tata kelola perizinan yang lebih efektif, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha.(**)
Reporter : Rizki
Editor : Fajri














