Batam, Nagoyapos — Keberhasilan jajaran Kodim 0316/Batam menggagalkan penyelundupan besar-besaran kebutuhan pokok di Pelabuhan Rakyat Tanjung Sengkuang, Batuampar, disambut respons cepat Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Selasa (25/11/2025), Amsakar langsung menggelar rapat virtual melalui Zoom bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI), Andi Amran Sulaiman, langsung dari lokasi pelabuhan.
Aksi penyelundupan ini terungkap setelah laporan masuk melalui kanal “Lapor Pak Amran” pada Senin malam, mengenai adanya aktivitas mencurigakan di sekitar kawasan pelabuhan.
Dalam operasi mendadak tersebut, aparat berhasil menyita barang bukti dalam jumlah fantastis, di antaranya:
1. 40 ton beras
2. 4,5 ton gula pasir
3. 2,04 ton minyak goreng
4. 600 kg tepung terigu
5. 900 liter susu
6. Produk parfum impor
7. Mi instan impor
8. Beragam makanan beku (frozen food)
Seluruh barang tersebut diduga hendak diselundupkan ke Tanjungbalai Karimun tanpa dokumen resmi, termasuk tanpa izin kapal maupun manifes yang sah.
Amsakar Tegaskan Batam Siap Lawan Mafia Pangan
Amsakar menegaskan bahwa temuan ini menjadi bukti pentingnya menjaga stabilitas pangan dan memberantas peredaran komoditas ilegal yang dapat mengancam petani dalam negeri.
“Upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mendorong ketahanan pangan dan kesejahteraan petani perlu terus diperkuat. Kebijakan nasional dalam melindungi petani harus diikuti semua level pemerintahan,” tegas Amsakar.
Ia menambahkan, Batam berkomitmen menjalankan instruksi pusat untuk mempercepat swasembada pangan dan mengurangi ketergantungan pada produk impor ilegal.
“Harapan kita, swasembada pangan tidak lagi dipengaruhi oleh barang-barang dari luar. Kami di daerah terus berkoordinasi agar temuan hari ini ditindaklanjuti secara tegas sesuai regulasi,” ujarnya lagi.
Pejabat TNI–Polri Hingga Bea Cukai Turut Hadir
Dalam agenda di pelabuhan, hadir sejumlah pejabat penting. Diantaranya, Dandim 0316/Batam Letkol Arh Yan Eka Putra, Aspotmar Danlantamal IV Letkol Laut (KH) Irfan Hasibuan, Asintel Danguskamla Koarmada I Letkol Laut (P) Harwoko Aji, Wakapolresta Barelang AKBP Fadli,
Kepala Bea Cukai Batam Zaky Firmansyah dan Kapolsek Batuampar Kompol Amru.
Pemerintah pusat hingga daerah menyatakan akan terus memperketat pengawasan laut untuk menggempur habis mafia pangan yang mencoba merusak stabilitas ekonomi masyarakat.


















