Serang, Nagoyapos – Kick Off Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Alun-alun Kota Serang berlangsung meriah sekaligus menjadi panggung penting untuk menyuarakan kegelisahan dunia pers Indonesia.
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menegaskan bahwa industri media nasional kini sedang berada dalam situasi darurat akibat derasnya gelombang disrupsi teknologi.
Sebelum acara dimulai, Akhmad Munir bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Banten Andra Soni, serta ribuan insan pers dan masyarakat mengikuti jalan sehat sebagai bentuk simbol solidaritas dan kebersamaan.
Namun di balik kemeriahan tersebut, Munir menekankan adanya ancaman serius terhadap keberlangsungan media dan perusahaan pers di tanah air.
“Kami berharap negara semakin hadir untuk membawa dunia pers sesuai harapan menjadi perusahaan pers yang sehat, wartawannya sehat, dan karya jurnalistiknya juga sehat untuk membangun bangsa,” tegas Munir, yang juga Direktur Utama LKBN Antara.
Munir menambahkan bahwa salah satu agenda utama HPN 2026 adalah Konvensi Media Massa, yang akan fokus pada masa depan wartawan di tengah ancaman kecerdasan buatan dan platform digital.
Sinergi Pers, Polri, dan Pemda Banten Kian Kuat
Menanggapi tantangan besar dunia jurnalisme, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri untuk menjaga keamanan wartawan dan mendukung pers dalam memerangi disinformasi.
“Peran Pers sangat penting untuk memberikan informasi yang berimbang dan terpercaya sebagai rujukan masyarakat. Polri akan meningkatkan perlindungan bagi wartawan yang bertugas,” ujar Kapolri.
Tidak hanya itu, Gubernur Banten Andra Soni memastikan kesiapan penuh untuk menjadi tuan rumah puncak HPN 2026 pada 9 Februari, yang rencananya akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
“HPN 2026 tidak hanya memperkuat sinergi pemerintahan, tetapi juga membawa dampak besar terhadap ekonomi daerah, terutama sektor pariwisata,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh insan pers menjadi mitra strategis dalam meningkatkan investasi dan promosi wisata Banten.
Pers Harus Bertahan di Era Post-Truth
Kick Off HPN 2026 di Serang menegaskan satu pesan penting: Indonesia membutuhkan media yang kuat. Kolaborasi pemerintah, Polri, dan masyarakat pers diyakini menjadi kunci untuk menyelamatkan masa depan jurnalisme nasional dari gempuran disrupsi teknologi. (r)














