Aceh Tamiang, Nagoyapos – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Melalui sinergi karyawan, Serikat Karyawan, serta Relawan BUMN Peduli TelkomGroup, Telkom menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Aceh dan sekitarnya, Selasa (7/1/2025).
Bantuan tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus percepatan pemulihan fasilitas umum dan layanan telekomunikasi, agar aktivitas sosial dan ekonomi warga dapat kembali berjalan normal.
Mengusung tajuk “Kita BISA Berbagi”, Telkom menyalurkan bantuan ke tiga lokasi terdampak, yakni Desa Babo dan Desa Sulum di Kabupaten Aceh Tamiang, serta wilayah Pantai Kera dan Pangidam di Kabupaten Aceh Timur.
Di Desa Babo, Telkom menyalurkan bantuan perlengkapan pendukung kegiatan belajar mengajar, logistik, serta lampu tenaga surya sebagai sumber penerangan alternatif. Tak hanya itu, Telkom juga menggelar sesi berbagi bersama para guru dan pembelajaran interaktif bagi siswa untuk memulihkan semangat belajar pascabencana.
Sementara di Desa Sulum, bantuan disertai dengan kegiatan bakti kebersihan di sekolah dan rumah ibadah. Bantuan mencakup perlengkapan pendidikan, alat kebersihan fasilitas umum, pakaian layak pakai, hingga dukungan utilitas berupa pompa air dan lampu tenaga surya untuk membantu pemulihan aktivitas masyarakat.
Adapun di wilayah Pantai Kera dan Pangidam, Kabupaten Aceh Timur, Telkom menyalurkan bantuan logistik skala besar berupa sembako, pakaian baru dan layak pakai, serta dukungan kelistrikan melalui solar cell dan genset guna memenuhi kebutuhan mendesak warga.
Komitmen Telkom Masa Pemulihan Bencana
EVP Telkom Regional 1 Sumatra, Dwi Pratomo Juniarto, menegaskan bahwa Telkom berkomitmen hadir bersama masyarakat hingga masa pemulihan benar-benar tuntas.
“Memasuki fase normalisasi pascabencana, Telkom terus berjalan bersama masyarakat terdampak. Melalui kolaborasi seluruh insan TelkomGroup, kami berharap bantuan ini dapat membantu anak-anak kembali belajar dengan nyaman serta mendorong masyarakat bangkit dan melanjutkan kehidupan,” ujarnya.
Sebelumnya, rangkaian bantuan kemanusiaan Telkom juga telah disalurkan di Kota Subulussalam melalui kolaborasi dengan Danantara dan Relawan Peduli BUMN TelkomGroup. Bantuan tersebut meliputi paket perlengkapan sekolah untuk siswa SD, serta program trauma healing bagi 130 siswa SD Jabi-jabi sebagai bagian dari pemulihan psikososial anak.
Selain itu, Telkom juga mendistribusikan paket kebersihan dan melaksanakan bakti kebersihan di masjid dan musala, menyalurkan paket ibadah, serta menyediakan Sarana Air Bersih (SAB) di sejumlah desa untuk mendukung kebutuhan sanitasi, ibadah, dan kegiatan belajar mengajar.
“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dan memastikan Telkom hadir, tidak hanya dalam pemulihan layanan telekomunikasi, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di lapangan,” tutup Dwi. (dr)



















