Batam-(NagoyaPos.Com) – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menemui warga Rempang Galang untuk memaparkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih, Selasa (27/1).
Didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun pemahaman bersama terkait arah pembangunan pendidikan sebagai salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Amsakar menjelaskan, Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih merupakan sekolah berasrama gratis yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan prasejahtera, sehingga mereka tetap memiliki akses pendidikan berkualitas tanpa terbebani biaya.
Program ini sekaligus bertujuan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul sejak dini sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Sekolah rakyat ini hadir untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang,” ujar Amsakar.
Secara teknis, sekolah ini akan menerapkan konsep boarding school dengan fasilitas pendidikan unggulan serta asrama yang layak dan sepenuhnya gratis.
Sekolah tersebut direncanakan berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 19 hektare, dilengkapi berbagai sarana pendukung seperti lapangan sepak bola, kolam renang berstandar internasional, klinik kesehatan, serta central kitchen.
Melalui konsep pendidikan terintegrasi, peserta didik akan memperoleh pembinaan menyeluruh, mencakup aspek akademik, penguatan karakter, hingga pengembangan potensi diri.
Selain itu, Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih juga diarahkan untuk memperkuat pendidikan karakter, nilai-nilai kebangsaan, serta keterampilan teknologi.
“Program Presiden Prabowo ini bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan, khususnya di Batam. Karena itu, kami membutuhkan dukungan seluruh warga dan tokoh masyarakat. Mari bersama-sama menyiapkan generasi terdidik untuk Batam yang lebih baik,” tutup Amsakar. (*)
Reporter : RY



















